Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 57)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Belajar dari Angka Nol (Bagian 57)

Tantangan Hari ke-2217

#TantanganGurusiana-7

***

Sepenggal kisah dari Lombok, turut memantik angkatan berikutnya untuk ikut mencatatkan namanya sebagai peserta Olimpiade Sains tingkat nasional di Yogyakarta. Tentu saja setiap anak terus berjuang mempersiapkan dirinya. Dimulai dari kesiapan materi, lalu mengikuti lomba Olimpiade di tingkat regional. Salah satu lomba yang diikuti adalah Smapsic yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Kota Padang. Kegiatan ini merupakan yang pertama kali saya ikuti dan sekaligus menjadi guru pendamping.

Mengantarkan mereka mengikuti lomba, bukan tentang bagaimana mereka memenangkan pertandingan, tapi mengajarkan banyak hal. Seperti menyiapkan mental tanding yang baik dan mengukur kesiapan materi. Sudah sejauh mana materi yang telah diajarkan mereka kuasai dengan baik. Berbanding terbalik dengan pihak tertentu, bahwa mengikuti lomba itu harus menang dan menjadi juara. Padahal sejatinya, lomba yang mereka ikuti lebih pada melihat kesiapan mereka menghadapi seleksi Olimpiade berjenjang yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan.

Target yang sudah dicanangkan dalam seleksi OSK adalah setiap cabang mampu mengirimkan utusannya di tingkat provinsi, lalu berlanjut ke tingkat nasional. Target ini tidak mudah, namun selalu saya sampaikan tidak mudah bukan berarti tidak mungkin ditaklukkan. Jika yang lain bisa, maka mereka juga bisa melakukan langkah yang sama. Dengan semangat yang tidak pernah luntur, saya selalu ada bersama anak-anak. Sampai akhirnya, seleksi tingkat provinsi dilaksanakan.

Jumlah yang lolos ke tingkat nasional, dari jumlahnya jelas jauh berkurang dari tahun sebelumnya. Saat pelaksanaan OSN kota Mataram, ada 8 orang yang berhasil lolos ke tingkat nasional, sedangkan di kota Yogyakarta hanya berhasil mengirimkan 2 orang peserta, cabang Astronomi dan Fisika. Tapi satu hal yang harus saya syukuri, tim Astronomi sudah mencatatkan 8 tahun berturut-turut lolos ke tingkat nasional.

Persiapan keberangkatan ke Yogyakarta terus dilakukan. Saya mengirimkan Lulu Intan mengikuti pembinaan di Bandung (kampus ITB bersama kakaknya Mahasiswa Astronomi). Mengingat yang lolos ke nasional adalah siswi kelas 10. Sang Kepala Sekolah menugaskan saya memantau keberangkatan Lulu ke Bandung. Tentu saja, terkait biaya pembinaan sudah disiapkan sesuai anggaran. Tiket pesawat? Itu juga sudah sangat jelas, menggunakan isi dompet sendiri. Saya sudah menyiapkannya sejak jauh hari. Bukankah angka nol selalu seperti itu. Berguna saat bertemu dengan angka bukan nol. (Bersambung)

***

~~ Mendalo Mas, 100226 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post