Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 62)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Belajar dari Angka Nol (Bagian 62)

Tantangan Hari ke-2223

#TantanganGurusiana-7

***

Dari beberapa kegiatan bersama anak-anak, baik tim Olimpiade Sains maupun alumni Olimpiade, masih menyimpan rasa penasaran. Karena selama kegiatan jalan-jalan, mereka tidak mengeluarkan uang dalam jumlah yang banyak. Bahkan tidak mengeluarkan uang sama sekali, kecuali untuk urusan pribadi. Sampai sekarangpun, suasana seperti itu masih terjaga.

Saat angkatan XXIX berangkat ke pusat pembinaan siswa Olimpiade Sains, beberapa diantaranya adalah anak yang berasal dari keluarga yang secara ekonomi pas-pasan. Pas diperlukan anaknya dalam jumlah lumayan besar dan dengan cara mendadak, pas mereka sedang bermasalah dengan urusan keuangan. Anehnya, mereka tetap bisa berangkat.

Entah darimana datangnya uang tersebut, yang pasti dari sumber yang halal dan dapat dipertanggungjawabkan dunia akhirat. Tidak perlua melibatkan banyak orang, cukup kepercayaan diri bahwa rezeki tidak pernah tertukar. Bukan berapa yang dididapatkan, tapi seberapa banyak dimanfaatkan untuk orang yang sangat membutuhkan uluran tangan dalam diam.

Memberi tidak perlu harus diperlihatkan ke khalayak ramai. Cukuplah ia disimpan rapi, seperti susunan buku di rak. Andaikan ia harus diungkapkan, bukan secara fulgar menampilkan sosok yang dibantu, apalagi nama sang penyampai amanah. Cukuplah ia menjadi kisah indah bagi sang penikmat kisah tersebut.

Setiap tahun, manakala tim Astronomi dan Kebumian berhasil meraih peringkat pertama seleksi peserta OSN di tingkat Provinsi, maka hadiah jalan-jalan selali didapatkan. Seperti tahun 2016 di kota Pempek, Palembang. Saat pembinaan di Bandung, anak-anak juga mendapatkan kesempatan jalan-jalan sejenak, setelah usai pembinaan intensif di kawasan kampus ITB.

Sebagai guru pendamping, tentu saja kegiatan ini menambah daya juang anak-anak dalam bertanding. Tinggal bagaimana mereka menyiapkan hal-hal non teknis. Karena rata-rata anak daerah saat OSN, sering terjatuh bukan karena belum siap menguasai materi (sesi lomba teori), tapi sangat sering jatuh saat ronde praktikum dan observasi.

Sambil menikmati pemandangan indah kawasan Bandung Utara dan Selatan ( karena memang dua titik ini menjadi daerah yang rutin saya kunjungi bersama anak-anak). Motivasi diri dan menumbuhkan kepercayaan dalam diri anak menjadi sangat penting. Saat menyelesaikan soal, lalu tiba-tiba gugup karena waktu yang hampir habis, atau lupa dengan jurus jitu saat ronde observasi. Itu semua dapat menimbulkan kepanikan yang akhirnya gagal meraih posisi terbaik.(Bersambung).

***

~~ Mendalo Mas, 160226 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post