Belajar dari Angka Nol (Bagian 63)
Tantangan Hari ke-2224
#TantanganGurusiana-7
***
Pembinaan intensif di kota Bandung telah selesai. Anak-anak seperti tahun sebelumnya, diinapkan di kos-kosan kakak seniornya. Demi dalam rangka penghematan isi dompet. Karena tidak banyak yang bisa dibantu, kecuali melibatkan dukungan dari kakak alumni. Apalagi yang kuliah di ITB rata-rata alumni tim Olimpiade Sains semasa di sekolah dulu.
Ada target yang saya pesankan kepada anak-anak. Andaikan tidak menjadi juara, jangan sampai menjadi juru kunci didalam kelompok bidang lomba masing-masing. Itu sangat penting disampaikan. Apalagi cabang yang memang memiliki peluang untuk memenangkan lomba. Maka harus benar-benar fokus dengan target yang ingin diraih. Dalam kondisi sesibuk apapun, saya selalu hadir bersama mereka.
Sepulangnya dari Bandung, anak-anak kembali fokus menyiapkan keberangkatan ke kota Palembang. Karena sistim keberangkatannya berbeda dari tahun sebelumnya. Sesuai peraturan, siswa diberangkatkan dengan penerbangan Jambi Palembang, sedangkan guru pendamping diberangkatkan dengan kendaraan darat, karena menurut ketentuan (Perda), perjalanan dengan waktu tempuh dan jarak tempuh yang bisa dijangkau dengan kendaraan darat, maka tidak boleh menggunakan pesawat.
Untungnya di kota Palembang, hotel yang menjadi base camp berada diseberang jalan gedung tempat pembukaan kegiatan. Sehingga untuk menuju lokasi kegiatan tidak perlu menggunakan kendaraan, tinggal menikmati jalan kaki, lalu menyeberang beberapa saat, saya sudah sampai di gedung tempat kegiatan pembukaan. Beberapa alumni Olimpiade Sains yang kebetulan sedang melanjutkan pendidikan di Universitas Sriwijaya dan Perguruan Tinggi lainnya, turut hadir ke lokasi lomba. Katanya kangen dengar cerita dari Ayahnya.
Kesempatan ini tidak saya biarkan lewat begitu saja. Tugas sebagai guru di kelas memang sudah berakhir semenjak mereka menamatkan pendidikan dibangku SMA. Tapi sebagai "Ayah" yang dititipkan amanah untuk selalu ada buat mereka, maka peran itu tidak pernah saya lupakan. Dimanapun dan kapanpun, jika diminta hadir memberikan semangat (padahal aslinya marah,, hehe). Seperti setelah kegiatan pembukaan, anak-anak melanjutkan kegiatan pembekalan sebelum lomba, sedangkan saya masih berkumpul bersama anak-anak yang kebetulan sedang tidak ada kegiatan di kampusnya masing-masing. (Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 170226 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
