Belajar dari Angka Nol (Bagian 68)
Tantangan Hari ke-2230
#TantaganGurusiana-7
***
Perjuangan anak-anak tidak ada kata menyerah. Setelah menghadapi berbagai tantangan, baik di kelas terkait dengan nilai, mereka hadapi semuanya dengan tanpa beban. Nilai rapor bukan lagi tujuan. Tapi bagaimana nama mereka tercatat dengan tinta emas, mewakili sekolah ditingkat nasional bidang Olimpiade Sains.
Dari semua anak yang lolos ke tingkat provinsi, ada lima cabang dan lima orang siswa yang berhasil menjadi duta sekolah di tingkat nasional. Astronomi mencatatkan sejarah baru, 10 tahun berturut-turut lolos ke tingkat nasional. Anugrah Putra R dengan panggilan Uta mencatatkan namanya pada bidang Astronomi, lalu Farid pada cabang Kimia, Habibi pada cabang Kebumian, Fira pada cabang Geografi dan Danu pada cabang Fisika.
Mereka semua sedang fokus pembinaan terpusat di sebuah hotel di Patimura. Mereka dibimbing langsung oleh pelatih yang didatangkan dari alumni medalis OSN dan dari lembaga pembinaan Olimpiade Sains. Bersama teman-temanya dari sekolah lain yang lolos, berdiskusi dan belajar bersama sampai pada hari terakhir.
Semua kegiatan pembinaan berjalan lancar. Melalui pelatih yang diundang, saya selalu mendiskusikan banyak hal terkait persiapan tim Jambi di kota Pekanbaru. Karena hampir semua pelatih yang datang adalah mereka yang diantara pernah saya undang ke sekolah.
Setelah anak-anak chek out dari hotel, mereka tidak langsung pulang ke sekolah, tapi langsung menuju bandara, guna melanjutkan pembinaan intensif bersama siswa dari berbagai sekolah unggulan di Indonesia. Terkait tiket? Mereka berangkat dengan biaya sendiri, begitu juga dengan saya sebagai guru pendamping yang mengantarkan mereka sampai ke lokasi kegiatan pembinaan. Walaupun saya tidak sampai selesai, tapi biaya pembinaan mereka harus dibayarkan cash saat dilokasi kegiatan.
Karena terjadi keterlambatan paket jasket hadiah untuk mereka, terpaksa dititipkan kepada pihak resepsionis hotel, untuk mengamankan jika paket atas nama saya datang ke alamat hotel. Kemudian saya juga bergegas menyusul anak ke mobil yang sudah menunggu sejak selesai berkemas dari kamar masing-masing. Selama dalam perjalanan, saya sampaikan kepada anak-anak untuk tetap kompak dan saling pengertian selama kegiatan pembinaan. Ambil pengalaman terbaik peserta pembinaan yang berasal dari sekolah unggulan lainnya. (Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 230226 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
