Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 73)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Belajar dari Angka Nol (Bagian 73)

Tantangan Hari ke-2236

#TantanganGurusiana-7

***

Semua peserta sedang menikmati keindahan bentang alam Minangkabau. Kota Bukittinggi menjadi tujuan utama peserta OSN. Anak-anak sepertinya tetap menikmati kebersamaan dengan peserta lainnya dari luar pulau Sumatera. Karena bagi mereka bukan sudah pernah dan bahkan ada yang sering berkunjung bersama keluarga ke tempat ini, tapi karena ada banyak teman-temannya dari luar Sumatera. Mereka menjadi Guide dadakan bagi yang lainnya.

Semua kegiatan wisata edukasi diikuti dengan baik dan penuh semangat. Saya kebetulan tidak mengambil tempat yang sama. Tapi langsung menuju Payakumbuh dan Lima Puluh Kota. Tujuannya adalah berkunjung ke Harau sekaligus berjumpa dengan adik kelas sesama Santri Islamic Center AlQuds, yang asli Payakumbuh dan bekerja di Politeknik Pertamian Payakumbuh. Sorenya setelah rombongan peserta OSN bergerak menuju kota Padang, Saya dan keluarga sejenak mampir di kawasan Jam Gadang. Setelahnya baru bergerak menuju penginapan di LPMP/BPG Padang.

Saatnya menunggu penutupan. Auditorium UNP menjadi saksi keberhasilan anak-anak dalam menuntaskan misinya. Berhasil pulang dengan dua medali Perunggu. Cabang Astronomi atas nama Risky dan Informatika atas nama Zulfan. Dua anak ini menggema di dalam ruangan yang dipenuhi oleh ribuan peserta dan pendamping. Ada tangisan bahagia yang disembunyikan agar tak terlihat kasat mata. Mengingat kisah perjuangan mereka yang luar biasa.

Setelah semua tahapan penutupan selesai, saya bersama anak-anak mengambil tempat untuk foto bersama. Walaupun hanya dua medali yang bisa dibawa pulang, tapi kisah perjuangan mereka yang belum berhasil tetap harus diberikan ruang apresiasi baik. Karena bukan tentang siapa yang berhasil, tapi mereka berangkat dalam sebuah tim. Maka keberhasilan tersebut merupakan keberhasilan dan kesuksesan bersama.

Anak-anak menikmati kesuksesan tersebut tanpa mengabaikan peran temannya yang lain. Risky dan Zulfan tetaplah siswa biasa, sama seperti yang lainnya. Setelah saya memastikan semuanya aman terkendali, saya mohon pamit kepada anak-anak. Karena tidak bisa membersamai mereka kembali pulang ke Jambi. Karena saya melakukan perjalan darat menuju Kerinci. Selain liburan sejenak, juga membantu menyiapkan anak saya Irsyad persiapan berangkat ke Surabaya, mewakili sekolahnya dalam acara Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). (Bersambung)

***

~~ Mendalo Mas, 010326 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post