Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 74)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Belajar dari Angka Nol (Bagian 74)

Tantangan Hari ke-2237

#TantanganGurusiana-7

***

Entah terbuat dari kekuatan dan daya tahan terhadap rasa sakit tersebut. Ada banyak peristiwa yang mungkin dengan sengaja dilakukan oleh pihak tertentu, agar saya mundur dan menyerah kalah. Lalu semua anak-anak yang tergabung dalam tim Olimpiade bubar secara teratur. Sepertinya bukan di sekolah tertentu, sangat bisa ada dibanyak sekolah kasus yang sama itu terjadi. Hanya saja intensitasnya yang mungkin berbeda.

Jika sudah berkumpul dengan mereka, semua perasaan aneh tersebut menguap ke udara, tapi bukan seperti kasus tetangga sebelah, berton-ton bahan yang mirip tepung bisa menguap ke udara dan menghilang tanpa jejak. Tapi untuk yang satu ini memang berbeda. Para pembenci selalu memiliki energi ekstra untuk menyerang siapa saja yang mereka tidak sukai. Berbagai narasi mereka hadirkan untuk melemahkan. Sayangnya mereka berhadapan dengan orang yang salah.

Usai perhelatan OSN 2018 di kota Padang, ada satu tempat yang harus ditaklukkan oleh anak-anak. Bagaimana nama mereka kembali tercatat dengan tinta emas, mewakili sekolah lolos ke tingkat nasional, lalu kota yang akan mereka taklukkan adalah tempat dimana kakak seniornya pertama kali mencatatkan sejarah, bahwa mereka bisa pulang dengan membawa medali. Kota tersebut adalah Manado. Kota yang terkenal dengan sebutan Kota Tinutuan atau ada juga yang menyebutkannya dengan nama yang lain, Bumi Nyiur Melambai.

Persiapan demi persiapan terus dilakukan. Akhirnya mulai dari persiapan seleksi tingkat kabupaten, provinsi dan akhirnya berhasil lolos ke tingkat nasional. Ada tiga siswa yang mencatatkan namanya sebagai peserta yang lolos. Mereka adalah Rafly cabang Astronomi, Danu cabang Geografi dan Mila cabang Kebumian. Bertolak dari pengalaman sebelumnya, maka ketiganya diberangkatkan ke Bandung, guna mengikuti kegiatan pembinaan lanjutan.

Berangkat bukan berarti dengan biaya penuh dari sekolah. Sesuai anggaran yang ada, honor pelatih yang akan membimbing mereka ditanggung melalui dana BOS, sedangkan untuk biaya keberangkatan ditanggung oleh masing-masing peserta, termasuk guru yang mendampingi mereka saat kegiatan pembinaan. Lalu bagaimana dengan urusan penginapan dan makan? Sepertinya jurus dewa mabuk akan selalu saya gunakan dalam menyelesaikan masalah tersebut. (Bersambung).

***

~~ Mendalo Mas, 020326 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post