Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 75)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Belajar dari Angka Nol (Bagian 75)

Tantangan Hari ke-2238

#TantanganGurusiana-7

***

Akhirnya jadwal keberangkatan ke Bandung sudah di depan mata. Anak-anak berangkat dari rumah masing-masing. Saya hanya memastikan semuanya sudah dibandara sebelum waktu Chek In. Guna menghindari hal yang tidak diinginkan. Sayapun berangkat lebih awal, agar bisa memastikan semuanya berjalan sesuai rencana.

Pak Acil, yang selama ini selalu memberikan layanan terbaik setiap kegiatan saya dengan anak-anak ke Bandung. Sehari sebelumnya saya sudah hubungi beliau, untuk menjemput di bandara. Jika kebetulan beliau juga sedang mengantarkan tamu beliau ke bandara. Gayung bersambut. Pak Acil menyampaikan, bahwa saat saya dan anak-anak sampai bandara, beliau siap sedia menjemput. Sama seperti sebelumnya, setelah barang bawaan selesai diambil di area pengambilan barang, Pak Acil sudah berada di pintu keluar bandara.

Menuju Bandung, tepatnya di Penginapan P4TK IPA yang berada sangat dekat dari Gedung Sate. Menambah suasana semakin seru. Walaupun hanya menginap satu malam, karena sambil menunggu alumni yang kuliah di ITB juga sampai di kostannya, setelah mereka melakukan kegiatan kuliah lapangan. Dan yang paling seru lagi, saat meninggalkan gedung P4TK IPA, pihak petugas asram mengatakan tidak perlu bayar, karena sudah ada pihak tertentu yang tidak mau disebutkan namanya, sudah menuntaskan biaya penginapan saya dan anak-anak.

Kegiatan pembinaan dilakukan secara personal, bukan melalui lembaga khusus. Tapi Mahsiswa ITB yang selama ini juga sudah sering membantu saya dan anak-anak. Tentu saja dengan biaya yang sangat terjangkau, sesuai dengan anggaran yang tersedia dari dana BOS. Untuk yang satu ini, mereka sudah sangat paham. Karena tidak ada yang saya rahasiakan kepada mereka. Karena berangkat dari saling percaya itu pulalah, di kampus ITB anak-anak terlihat sangat nyaman.

Semua tempat yang ada di kampus ITB, bisa digunakan sebagai tempat belajar. Jika diamati sekilas, anak-anak seperti mahasiswa baru ITB, yang sedang belajar bersama dengan kakak seniornya. Sembari saya mendoakan mereka, agar benar-benar nantinya bisa menjadi bagian dari keluarga besar ITB. Sehingga saat nanti kembali ke sini, mereka bukan lagi orang baru. (Bersambung)

***

~~ Mendalo Mas, 030226 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post