Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 79)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Belajar dari Angka Nol (Bagian 79)

Tantangan Hari ke-2242

#TantanganGurusiana-7

***

Keberhasilan di kota Manado, kembali menjadi perbincangan anak-anak yang telah memilih jalan sebagai tim Olimpiade Sains. Sebagai pembina dan pendamping mereka, saya hanya memastikan bahwa niat awal dan motivasinya tidak bergeser karena ada yang "berisik" terkait tim Olimpiade Sains. Tidak semua orang menyukainya. Bukan karena mereka tidak menaruh hormat kepada guru, serta merasa lebih hebat dari teman-temannya.

Setiap sesi pertemua dengan anak-anak, penekanan yang paling utama saya sampaikan adalah pentingnya keluhuran budi. Kehebatan akademik, harta kekayaan, garis keturunan, tidak akan membuat kita disukai. Tapi manakala karakter dalam setiap anak dalam tim Olimpiade Sains itu baik, maka semua "bising" yang sengaha dihembuskan, tidak akan membuat mereka tumbang. Apalagi sampai menyerah kalah. Kadang hal terberat yang mereka alami adalah tidak ada apresiasi atas keberhasilan yang mereka raih sebagai duta sekolah ke tingkat nasional, dengan menjaga capaian nilai akademik anak-anak dalam laporan hasil belajarnya.

Sebagai pribadi yang juga tidak sempurna, melihat apa yang dialami oleh anak-anak, membuat perih dihati. Tapi tetap memberikan semangat kepada anak. Bahwa nilai rendah yang diberikan oleh guru tertentu, jangan sampai melemahkan semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi sekolah. Karena sampai kapanpun, kisah perjuangan dan keberhasil mereka akan dikenang oleh generasi berikutnya.

Saya hanya berusaha menjadi sahabat yang selalu ada buat mereka. Begitu juga tentang hadiah dadakan yang mereka dapatkan. Bukan tentang berapa dan dalam bentuk apa, tapi perhatian yang diberikan itu memberikan makna yang akan mereka kenang. Setiap ada waktu dan kesempatan, hadiah diberikan dalam bentuk jaket dan jalan-jalan. Bahkan khusus tahun 2019, semua siswa kontingen Provinsi Jambi yang lolos ke tingkat nasional, juga ikut menikmati dan merasakan kebahagiaan tersebut. Mereka semuanya mendalat jatah jasket (jas seperti jaket alias semi jas), saya sediakan untuk mereka.

Belajar dari banyak hal, mengambil hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi, menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya pribadi. Karena tidak semua anak dan guru bisa merasakan hal yang sama. Bisa menikmati keindahan negeri ini dari kegiatan pendampingan mereka, ikut membawa anak-anak menikmatinya, memberikan nuansa hati yang penuh kebahagiaan tiada terkira. Jangan ditanya seperti apa yang bisa mereka rasakan, karena tidakkan bisa semuanya diungkapkan dengan kata-kata. Kisah inipun hanya sebagian kecil dari sekian banyak yang sebenarnya dirasakan. (Bersambung)

***

~~ Mendalo Mas, 070326 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post