(Bukan) Mulai dari Nol
Tantangan Hari ke-2263
#TantanganGurusiana-7
***
Saat musim lebaran tiba, sering kita dengar kalimat plesetan dari iklan "Mulai dari Nol ya" dan kalimat itu diungkapkan seolah membenarkan, bahwa saat lebaran semua sudah dimaafkan, lalu mulai dari nol untuk melakukan kesalahan seperti biasa.
Padahal, menurut ketentuan yang sebenarnya, bahwa setiap kesalahan baik yang disengaja ataupun tidak disengaja, kita harus ungkapkan, agar benar-benar mendapatkan kata "maaf" dari seseorang yang dulu pernah mendapat perlakuan kurang baik dari kita. Atau sangat bisa jadi, saat musim lebaranpun, kita tanpa sadar juga melakukan kesalahan/kealfaan.
Plesetan iklan sebuah produk tersebut, tidak seharusnya menormalisasi kesalahan yang pernah kita lakukan. Harusnya menjadi bahan renungan, bahwa kedepan setelah lebaran usai, tidak ada lagi kelakuan kita yang bisa melukai hati seseorang. Dengan demikian tidak ada lagi kalimat "mulai dari nol lagi ya" yang diucapkan saat bersalaman.
Langkah bijak dari setiap diri kita, bukan lagi mulai dari nol, tapi memang tidak ada lagi kesalahan yang sama kita lakukan berulang-ulang. Memberikan maaf dan meminta maaf adalah dua perbuatan yang sangat dianjurkan. Bagi yang merasa pernah melakukan kesalahan, maka berkewajiban meminta maaf. Tapi alangkah lebih baik kita memberi maaf sebelum diminta oleh orang lain. Disanalah ketulusan dan keikhlasan kita diuji.
Tidak semua orang mampu dan mau memberi maaf kepada orang lain, atas semua kesalahan yang pernah dilakukan terhadap dirinya. Tapi pada saat yangs ama, yang bersangkutan sangat menginginkan orang lain memberikan maaf kepada dirinya. Langkah sederhana yang saya sering dan sudah lakukan adalah memberi maaf kepada siapapun yang pernah membenci dan memusuhi saya dengan alasan apapun, karena dengan memberi maaf membuat hati menjadi tenang. Tapi, saya tetap tidak melupakannya, bukan berarti tidak ikhlas. Justru mengambil pelajaran dari perilaku buruk tersebut. Ringkasnya Forgive but Not Forget.
***
~~ Mendalo Mas, 270326 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
