Bukan Bunga Biasa
Tantangan Hari ke-2269
#TantanganGurusiana-7
***
Karena ditinggal agak lama selama mudik lebaran, sejenak sebelum berangkat, semua bunga dan berbagai jenis tanaman saya berikan penyiraman secara penuh dan air yang melimpah. Tujuannya sederhana, agar selama ditinggal tanah di dalam pot tidak terlalu kering. Apalagi yang posisinya berada dibawah atap.
Khusus yang berada diruang terbuka, tetap mendapatkan penyiraman berlebih. Tujuannya sama, agar kondisi tanah di dalam pot tidak benar-benar kering selama ditinggal mudik. Ternyata selama ditinggal pulang, sepertinya untuk berbagai jenis bunga di ruang terbuka, sempat mendapat siraman air hujan walaupun tidak terlalu deras, sudah cukup untuk membuat tanah di dalam pot kembali basah.
Saat balik dari libur lebaran, rabu sore (25 Maret 2026), saya sampai di rumah. Ada pemandangan unik, karena disuguhkan bunga dari tanaman Kucai (Allium tuberosum). Bukan karena tanah di dalam potnya kering, tapi karena tanaman Kucai, selama ditinggal mudik sudah masuk dalam posisi siap panen. Daunnya yang hijau, apalagi masih dalam kondisi segar, akan menambah keseruan saat diolah menjadi pelengkap hidangan.
Bagi yang sudah pernah merasakan segar dan enaknya daun Kucai, pasti aka ketagihan. Apalagi jika menjadi campuran ikan segar dimasak menjadi gulai ikan air tawar, yang sering disajikan di Rumah Makan Padang itu mirip dengan Gulai Asam Padeh (Gulai Asam Pedas). Di kampung halaman, daun kucai ini menjadi tambahan yang sangat dinantikan.
Hanya saja, saat melihat bunga dari tanaman Kucai (bukan pohon ya, walaupun syarat disebut sebagai pohon sudah terpenuhi, karena daunnya), kehadiran bunga Kucai sekaligus memberikan kode keras kepada pemiliknya, bahwa daun yang harusnya sudah dipetik, ditinggal pergi terlalu lama. Itulah bentuk protes dari bunga Kucai. Benar-benar bukan bunga biasa.
***
~~ Mendalo Mas, 020426 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
