Ketika Diam Bukan Lagi Emas
Tantangan Hari me-2287
#TantanganGurusiana-7
***
Kepada kita sering disampaikan, diam itu emas. Entah apa maksud dan tujuannya, yang penting pesan tersebut langsung diterima, lalu tertanam maksud dari pesan tersebut. Bahwa tidak baik terlalu banyak berbicara, apalagi untuk hal yang tidak penting atau malah bisa menimbulkan masalah dikemudian hari.
Namun, seiring dengan berjalannya waktu. Sepertinya, tidak disetiap kesempatan bahwa diam itu emas. Melihat perkembangan yang silih berganti lewat didepan wajah setiap penghuni sebuah negeri, sepertinya tidak bisa lagi diam. Semua harus bersuara, walaupun banyak yang masih diam dan tidak peduli, atau bisa jadi banyak juga yang sudah gerah dengan kepedulian itu. Sehingga muncul kelompok yang berusaha mempertahankan diri. Mempertahankan kenyamanan yang telah mereka bangun diatas penderitaan rakyatnya.
Mari sejenak kita tilik apa yang kini sedang mengguncang dunia pendidikan. Apa yang sedang menimpa para guru. Bukan hanya tentang tingkat kesejahteraannya yang sedang ramai dibahas, tapi perlakuan yang kurang baik dan bahkan sampai ada yang dipidanakan untuk tugas "mendidik" yang sedang dia lakukan.
Saya pribadi, mencoba melihat dari sudut berbeda dengan menggunakan pembanding beberapa negara tetangga kita. Dalam sebuah kegiatan bersama, yang digagas oleh National Astronomy Research Institute of Thailand (NARIT). Kegiatan ini diikuti oleh sekolah-sekolah di negara Asean. Bagaimana seorang guru sangat dihormati oleh siswanya. Karakter yang ditampilkan seorang siswa kepada gurunya, jauh sekali dibandingkan dengan apa yang terjadi di negeri tetangga sebelahnya.
Melihat semua siswa yang taat dan patuh serta menaruh hormat kepada gurunya. Baik itu siswa dari negara Filipina, Vietnam, Malaysia, Kamboja, apalagi Malaysia. Saya bertanya langsung kepada guru pendampingnya. Apakah hanya siswa (student) tertentu saja, ataukah semua siswa di negaranya seperti itu penghormatannya kepada guru. Jawabnya mencengangkan. Semua siswa dan semua sekolah menerapkan standar aturan yang sama. Guru adalah sosok yang sangat dihormati dan dimuliakan.
(Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 200426 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
