Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Makanan Unik tak Ditemukan di Negara Asal
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Makanan Unik tak Ditemukan di Negara Asal

Tantangan Hari ke-2280

#TantanganGurusiana-7

***

Momen setelah lebaran, tidak ada program khusus yang sudaj disiapkan. Semuanya mengalir apa adanya, bukan ada apanya. Maklum, dengan kondisi cuaca yang kurang menentu, seperti pagi berawan yang diduga bakap turun hujan, tiba-tiba berubah menjadi panas terik. Atau sebaliknya dikira panas, tiba-tiba berubah gelap dan turun hujan, walau tidak deras.

Nah, satu waktu saya mengantarkan anak gadis janjian bertemu dengan sahabatnya di sebuah Mall di kota Jambi, saya melanjutkan perjalanan menuju tempat pengobatan alternatif Jambi. Jaraknya dari rumah lumayan jauh (sebenarnya sangat jauh), tapi terasa dekat karena sudah sering bolak-balik datang ke sana. Mulai dari terapi Emak yang ada gangguan kesehatan, sampai beliau berpulang, kunjungan terapi ke sana masih berlanjut sampai sekarang.

Saat momen lebaran, selain memang karena ingin bersilaturrahim dengan Mas Wid di Wisma Cakra (Rumah Pengobatan Alternatif Jambi), juga karena ingin memeriksa kondisi Ayah. Tujuannya agar tidak selalu bergantung dengan obat kimia. Setelah dari Mas Wid, saya bersama istri mengajak Ayah mampir sejenak di Warung Khas Martabak India dan Makanan Kari lainnya. Ada Nasi Kuning, Nasi Minyak dan berbagai makanan khas Timur Tengah. Sudah sangat lama saya tidak ke warung/kedai ini. Dulu diajak oleh Prof. Zainuddin. Beliau mengisi kegiatan bimbingan Bahasa Inggris untuk sekolah RSBI.

Kesempatan dadakan tersebut, saya bersama istri memesan Martabak India Premium dan Martabak India Roxy. Sedangkan Ayah memilih menikmati Nasi Sop Daging, tentu saja dengan bumbu khas Roxy Malabar. Jika dilihat dari merknya, sudah sangat jelas, Martabak India itu tidak ada di negaranya sendiri. Karena di sana, yang ada justru Roti Cane, bukan Martabak.

Demikian juga jika kita memesan Martabak Mesir. Jenisnya tidak terlalu jauh berbeda. Jika Martabak India kuahnya khas Kari, sedangkan Martabak Mesir biasanya kuahnya mirip dengan kuah Pempek. Walaupun dibeberapa tempat, baik Martabak Mesir maupun Martabak India, dua jenis kuah tersebut tetap disediakan. Baik kuah Kari maupun kuah mengandung cuka dan cabe iris.

Yang jelas, dua merk makanan ini tidak akan bisa ditemukan di dua negara tersebt, baik Martabak India (tidak ada di India), begitu juga Martabak Mesir (tidak ditemukan di Mesir). Lalu pertanyaannya adalah kenapa jenis makanan ini justeru adanya di Indonesia. Keren dan seru tentunya. Karena warga negara tersebut di atas, kaget dan dengan senyum mengembang menikmati makanan tersebut. Karena makanan enak dan unik ini dengan nama negaranya, tapi tidak berasal dari negaranya sendiri. Luar biasa

***

~~ Mendalo Mas, 130426 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post