Akhirnya ke 'Klinik Gigi'
Tantangan Hari ke-2311
#TantanganGurusiana-7
***
Jangan pernah bermain-main dengan gigi. Apalagi saat ditanjakan. Bukan apa-apa, jika sampai mundur, pasti bisa membahayakan banyak orang. Membahayakan orang lain karena giginya bermasalah, bisa dituntut dengan kasus perbuatan tidak menyenangkan. Karena senyuman yang diberikan dapat menimbulkan salah tafsir bagi yang melihatnya.
Saat melewati tanjakan, saya pribadi sering menggunakan gigi 32. Loh kok bisa? Karena gigi 2 terletak pada kendaraan bermotor, lalu gigi 30 bunyi yang ditimbulkan oleh pertemua n 15 gigi bawah dan 15 gigi bagian atas. Lalu muncullah suara merdu. Dapat kita bayangkan, bagaimana tingkat kemiringan tanjakan yang sedang dilalui oleh kendaraan bermotor tersebut.
Lalu apa hubungannya dengan kunjungan ke klinik gigi. Sebenarnya, tanpa kita rasakan kesamaannya, gigi yang di dalam mulut tidak jauh berbeda dengan gigi pada kendaraan. Apabila dipaksa mengunyah berbagai jenis makanan yang berbahaya, seperti aspal, kayu gelondongan, minyak bumi, serta tanah rakyat yang direbut paksa untuk katanya kepentingan negara. Entah negara siapa yang seperti itu. Maka bunyi yang dihasilkan antara setiap orang jelas akan berbeda.
Jika gigi yang berlubang, jangan aspal ditempat lain yang pura-pura ditimbun, lalu dikirimkan rekaman gambarnya. Karena cepat atau lambat, lubang ditempat lain akan semakin terlihat. Khusus gigi, tindakan gali lubang tutup lubang itu sangat berbahaya. Tidak bisa disamakan dengan bunga pinjaman hutan luar negeri yang mencekik leher rakyat melalui pajak. Karena rakyat sudah mati rasa jauh sebelum tindakan medis itu diambil.
Belajar dari peristiwa yang terjadi di klinik gigi. Sang dokter yang menanganinya tidak pernah bisa diajak bermain. Seolah gigi sudah selesai ditangani, lalu dengan senang hati pasien pulang dengan mulut yang entah sudah seperti apa. Sang dokter akan memastikan bahwa pasien yang dia tangani, benar-benar sempurna tanpa banyak sandiwara. Sakitnya tidak seberapa, tapi dampaknya terhadap sesama akan mengerikan. Persis senyuman dipaksakan, apalagi penuh kepura-puraan karena "nyari muka" demi sebuah... Adalah pokoknya.
***
~~ Mendalo Mas, 140526 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
