(Bukan) tentang 'Kejenuhan'
Tantangan Hari ke-2310
#TantanganGurusiana-7
***
Ada yang bertanya, apakah anda tidak jenuh dan bosan setiap hari menulis, lalu mengirimkan naskah tulisan tersebut ke sosial media. Pertanyaan sederhana tersebut, jika tidak disikapi dengan bijak (bukan sok bijak) maka bisa memantik esmosi (emosi yang dingin). Maka jawaban atas pertanyaan tersebut juga jauh lebih sederhana, malah berkelas (maksudnya kelas satu, belum naik level ke kelas dua).
Saya hanya membalas pertanyaan tersebut dengan senyuman terbaik. Kemudian dilanjutkan dengan sedikit bercerita, bahwa menulis itu belajar mengasah kemampuan mengamati apa yang terlihat secara kasat mata, lalu mengubahnya menjadi sebuah tulisan sederhana. Sangat bisa jadi, apa yang oleh orang lain belum dan bahkan tidak terpikirkan, justru kita menjadi yang pertama perhatian lalu berbagi inspirasi dari kisah tersebut.
Menulis itu bukan tentang siapa yang paling hebat, paling pintar, atau apapun namanya. Karena tidak semuanya mau menulis, kecuali menulis angka di kertas penarikan uang tunai di bank. Itupun kalau yang ditarik uang orang lain, bukan dari saldo rekening sendiri. Bisa perang dunia ke lima belas jika itu dilakukan.
Kalau bercerita tentang jenuh dalam menulis. Saya menyebutnya bukan jenuh, tapi lebih khawatir jika kehilangan ide lalu melewatkannya tanpa rekam jejak yang ditinggalkan. Pernah merasakan seperti itu, tapi langsung mengambil tindakan dan lengkah sederhana. Biasanya menulis kolom, lalu berubah menjadi menulis puisi. Apalagi jika temanya tentang kritik sosial, maka kata jenuh itu sirna menjadi semangat empa lima (45).
Artinya, jika sudah sejak awal meyakini bisa konsisten atau bahasa gaulnya istikomah (ikatan suami takut istri kalo di rumah), maka tidak ada kata jenuh dan tidak ada kata bingung dengan ide. Karena setiap momen dan peristiwa yang terjadi, selalu bisa ditangkap menjadi kisah yang layak dibuatkan menjadi naskah.
Sekarang masih jenuh? Ambil gawai, buka layanan catatan (notepad), mulailah menulis hal ringan dan sederhana, yakinlah lama-lama mata anda akan menutup sendiri, lalu terdengarlah dengusan ringan alias ngorok indah. Mau mencoba? Jangan. Cukuplah kami-kami yang kurang kerjaan ini saja yang menulis, tanpa terasa hari ini sudah memasuki hari ke-2310 menulis tanpa henti.
***
~~ Mendalo Mas, 130526 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
