Catatan Sang Musafir
Tantangan Hari ke-2306
#TantanganGurusiana-7
***
Hampir disetiap kisah perjalanan yang ia alami, tidak pernah luput menjadi catatan ringan dan terekam indah didalam ingatan. Bukan karena kecerdasan, tapi setiap kisah perjalanannya selalu menghadirkan banyak kenangan yang tidak akan bisa dilupakan. Bagaimana berjuang dan merasakan pedihnya menjadi sosok yang tak dianggap ada dalam sebuah komunitas, namun tidak membuat dirinya menyerah apalagi kalah.
Semakin besar tantangan yang dia hadapi, semakin dalam pula ingatannya tentang peristiwa yang terjadi dan secara tak sengaja beberapa diantaranya dialami berulang. Bagaimana ia melewati jalan yang sama, untuk menghadirkan sebuah harapan masa depan yang lebih bermakna. Kini melalui jalan yang sama setiap pulang ke rumah, selalu teringat kisah perjuangan di masa lalu.
Hari jumat sore di bulan mei, sang musafir kembali pulang karena sebuah urusan yang sangat penting. Perjalanan safar ini dilakukan karena sebuah tujuan mulia. Mengantarkan kedua orang tua yang akan berangkat menunaikan panggilan rukun Islam yang ke-5. Berangkat ke dua tempat suci, Makkah dan Madinah adalah sebuah harapan yang sejak dulu kala ia impikan. Memulainya dengan melepas keberangkatan kedua orang tua, dengan banyak doa agar semuanya berjalan dengan baik.
Menunaikan ibadah haji, merupakan ibadah yang sangat berat. Selain urusan biaya, juga memerlukan fisik yang prima. Ibadah yang satu ini memerlukan dukungan doa dari keluarga. Karena perjalanan jauh yang harus dilakukan oleh setiap yang melakukannya. Inilah perjalanan safar yang sepanjang proses perjalanan semuanya merupakan ibadah. Berangkat dari rumah saja sudah dipenuhi dengan tradisi amalan kebaikan.
Itulah sekelumit kisah sang musafir, menempuh perjalanan yang juga tidak mudah. Karena harus melewati tikungan dan tanjakan yang menambah keseruan suasana. Namun beratnya perjalanan, dihiasi dengan pemandangan yang indah. Sebagai hadiah bagi sang musafir. Bahwa beratnya perjalanan menuju puncak, akan merasakan bagaimana menikmati pemandangan yang sangat indah. Tidak ada yang sia-sia dari sebuah perjuangan yang tulus ikhlas. Nikmati setiap proses dengan satu niat, bahwa semuanya pasti akan menjadi lebih baik sesuai harapan sang pelantun doa.
***
~~ Danau Kerinci, 090526 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
