Ngumpul Keluarga Rantau
Tantangan Hari ke-2322
#TantanganGurusiana-7
***
Setelah sekian lama Ramadhan dan Idul Fitri usai, pertemuan keluarga yang sama-sama merantau, baik di negeri Tanah Pilih Pseko Bertuah (Kota Jambi), maupun di Negeri Seilun Selimbai (Muaro Jambi), akhirnya pada hari minggu 240526, kembali bisa berkumpul di rumah, selain memang membuka pintu pertama pertemuan keluarga rantau, juga sekaligus doa bersama yang khusus diniatkan untuk keluarga besar yang sedang menunaikan ibadah Haji, dimana senin 250526, semua jamaah haji seluruh dunia mulai bergerak menuju Arafah.
Maksud hati berkumpul memang diniatkan untuk doa keluarga, agar semua yang sedang di tanah suci senantiasa dalam keadaan sehat wal afiat, sehingga dapat menunaikan rukun dan wajib haji dengan sempurna. Itulah bentuk kegiatan awal arisan keluarga, yang penuh keseruan dan kehangatan. Karena setelah sekian lama tidak berkumpul bersama. Secara pribadi memang pernah berjumpa, sejenak bercerita banyak hal. Namun tetap berbeda rasa dan suasananya.
Ngumpul keluarga rantau, sebuah tradisi baik yang terus diupayakan untuk tetap berlangsung. Apalagi anak-anak saat mereka sedang libur sekolah, kegiatan ini bisa mengenalkan kepada mereka keluarganya yang sama-sama merantau. Berbagi kisah positif dan pengalaman yang pernah dialami selama di perantauan, menjadi poin penting dalam menata setiap diri.
Bagaimana tetap memberi kontribusi dilingkungan tempat tinggal adalah pesan prioritas yang selalu disampaikan oleh kakak/abang yang sudah berpengalaman. Bahkan sampai sudah pensiun dari pekerjaannya, tetap hadir dan saling berbagai. Semangat itu juga menjadi pelajaran yang berharga bagi generasi berikutnya.
Nasihat bijak yang selalu disampaikan disetiap pertemuan, menjadi ciri khas ngumpulnya keluarga besar. Apalagi nasihat tersebut sangat penting bagi kesiapan generasi berikutnya dalam menghadapi kerasnya tantangan masa depan.
***
~~ Mendalo Mas, 250526 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
