Catatan Ringan (Bagian-6)
Tantangan Hari ke-2392
#TantanganGurusiana-7
***
Riuh suara teman-teman, memaksa saya harus bertemu dengan sang Kakak Pembina. Bukan sekadar klarifikasi berita RAINAS, tapi juga sekaligus ungkapan perasaan seorang anggota Pramuka, terkait peristiwa yang telah terjadi. Karena selama masa pembekalan calon anggota Penegak Bantara, sudah diajarkan sikap seorang kesatria.
Setelah bertemu langsung Kakak Pembina, barulah semua kisah itu terurai dengan lengkap. Sayapun menyadarinya, karena siapalah diri ini. Untuk sekolah saja sudah bersyukur sanggup membayar SPP setiap bulannya, kalaupun disuruh ikut sebagai peserta, jika ceritanya harus ikut menanggung sebagian biaya keberangkatan peserta ke Cibibur, rasanya tentulah memberatkan keuangan orang tua.
Dari peristiwa ini pula, saya mencoba mengambil jarak dari kegiatan Pramuka di sekolah. Selain memang sebagai bentuk menjaga diri dari hal yang kurang baik, juga ingin melihat sikap dan tanggung jawab teman yang menjadi utusan sekolah dalam kegiatan Pramuka tingkat nasional. Rasanya kurang pantas, orang yang dikirimkan oleh sekolah ke level tertinggi, tapi memiliki sikap dan tanggung jawab yang rendah dalam kegiatan pembinaan Pramuka.
Melihat saya menjaga jarak dari aktivitas Pramuka, Kakak Pembina memanggil saya ke ruang guru. Tentu saja saat banyak guru sedang tidak berada dalam ruangan. Beliau menjelaskan, jika saya mengambil sikap menjaga jarak seperti itu, khawatirnya geliat Pramuka di sekolah akan menurun. Sementara ada calon anggota Pramuka yang merupakan peserta terbaik Jambore Nasional (Jamnas). Ini tidak baik bagi semangat mereka.
Membuktikan diri sebagai yang terbaik dalam sebuah unit kegiatan tidaklah mudah. Bukan karena ingin terlihat paling hebat dari yang lain, tapi sang Pembina meminta saya untuk selalu ada buat calon anggota Pramuka di sekolah. Walaupun pernah tersakiti karena namanya diganti oleh orang lain dalam kegiatan ditingkat nasional, tapi yang terbaik tetaplah terbaik. Tidak cukup hanya membanggakan diri karena pernah ikut di tingkat nasional. Faktanya, Pembina dan adik-adik calon anggota tahu siapa yang terbaik. Itulah pesan pembina yang menguatkan hati untuk tetap membersamai Pramuka di sekolah. (Bersambung).
***
~~ Mendalo Mas, 010826 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
