Minggu 'Kelabu'
Tantangan Hari ke-2415
#TantanganGurusiana-7
***
Sejak bangun sebelum subuh, suhu udara terasa semakin meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Bagi saya pribadi, perubahan tersebut tidak terlalu berdampak. Selain memang di rumah tidak boleh menggunakan pendingin ruangan alias Air Conditioner (AC), maupun kipas angin. Kalaupun ada yang menggunakan, sudah bisa dipastikan dikamar adik di lantai dua.
Selain memang sudah sejak lama, tidak terbiasa dengan dua benda tersebut, bahkan sepanas apapun suhu udara, tetap saja tidur harus dibantu dengan menggunakan selimut. Terbayangkan, bagaimana "horor" sosok tersebut. Orang banyak yang mengeluh panasnya yang luar biasa, padahal sudah dibantu dengan pendingin ruangan, nah makhluk yang satu ini selain tidak menggunakan AC, eh malah tidurnya dengan tetap berselimut.
Tidak ada yang bisa menebak akan seperti apa siangnya. Setelah shalat zuhur, sambil menunggu jadwal penjemputan anak gadis yang sedang pesiar, juga menunggu kabar dari anak yang pada waktu yang sama masih berada di kota Jambi. Tiba-tiba, dari rumah tetangga sedang heboh menyampaikan munculnya kabut asap yang semakin menebal. Ternyata ada berita kawasan hutan di belakang komplek perumahan dalam kondisi terbakar.
Saya bergegas bersama beberapa warga menuju titik lokasi yang disampaikan. Ternyata lokasi hutan yang terbakar memanh sangat dekat dari tembok semen perumahan. Asap yang semakin tebal disertai dengan angin kencang. Secara langsung api juga semakin membesar. Sambil menunggu kedatangan petugas Pemadam Kebakaran yang sudah dihubungi oleh Pak RT bersama jajarannya, saya masih berada di lokasi dan sangat dekat dengan pusat kebakaran. Bahkan mengambil gambar dan video langsung dari pinggir api yang sedang menyala.
Bukan tentang siapa yang memulai melakukan pembakaran lahan, tapi bagaimana caranya mematikan api yang semakin membesar. Lain halnya kebakaran hutan yang sangat bisa jadi setelah apinya padam, asapnya semakin berkurang, lalu secara tiba-tiba barisan sawit yang baru saja ditanam terlihat dengan rapi dan teratur.
Tapi ini berbeda. Ada rumah warga yang harus dipastikan selamat dari bencana. Akhirnya kehadiran petugas sedikit membuat semua warga menjadi tenang. Andaikan mau dibantu dengan cadangan air di rumah masing-masing, ternyata air dari PDAM sudah empat hari tidak ada tanda-tanda akan hadir ke rumah warga. Benar-benar menjadi minggu kelabu.
***
~~ Mendalo Mas, 240826 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
