Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Belajar dari Angka Nol (Bagian 84)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Belajar dari Angka Nol (Bagian 84)

Tantangan Hari ke-2431

#TantanganGurusiana-7

***

Pernah dikhianati saat bersama dalam satu titik perjuangan, difitnah atas sesuatu yang tidak pernah dilakukan, perlahan akhirnya mundur dari peredaran, bukan berarti merasa kalah dan mengaku telah melakukan kesalahan. Tapi sebagai upaya menjaga hati dari dendam dan keinginan membalas semuanya.

Berangkat dari berbagai kisah yang menimpa diri dan ucapan yang tak berdasar, mengajarkan banyak hal dalam hidup. Memberikan kepercayaan kepada seseorang, juga perlu melihat apa yang dilakukan oleh orang tersebut saat dibelakang kita. Karena ada banyak kasus, pelaku fitnah dan kebusukan yang terselubung, justru lebih banyak dilakukan oleh mereka yang diberikan kepercayaan, lalu berkhianat karena ada tujuan lain dibalik semua kebaikannya yang palsu.

Angka nol tidak hanya mengajarkan sebuah ketulusan, tapi juga tentang keharmonisan. Ia memang menjadi tidak bermakna saat berdiri sendiri, namun memberikan khusus walaupun sangat kecil dan kadang terlupakan. Misalnya dalam skor pertandingan. Angka nol menandakan salah satu tim berada dalam posisi kalah dari tim lain yang meraih angka satu. Tapi tim yang menang menjadi tidak bermakna, manakal tim lawan tanpa ada keterangan skor yang diraih. Jika kalah, maka tetap dicantumkan angka nol, bukan dibiarkan kosong.

Begitu banyak peran kehidupan yang disembunyikan oleh orang baik, agar tidak terlihat oleh muka penuh kebencian. Angka nol mengajarkan dirinya arti sebuah ketulusan. Sosok yang mengambil banyak hikmah dari setiap kejadian yang menimpanya, bukanlah pekerjaan mudah. Orang yang sudah terlalu sering disakiti, tidak mudah memberikan kepercayaan kepada semua orang. Paling tidak mengajarkan dirinya untuk tetap waspada.

Angka yang sering dianggap tiada, namun memberikan banyak makna dalam kehidupan. Angka nol itu sangat istimewa. Darinya didapatkan ketulusan tanpa banyak drama. Kepahitan hidup yang dijalani, menggambarkan bagaimana keteguhan hati dan keikhlasan menjalani setiap langkah, walaupun pernah menjadi korban fitnah, tidak membuat dirinya membalas kekejian dengan cara yang sama. (Bersambung)

 

 

 

 

 

***

~~ Mendalo Mas, 090926 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post