(Bukan) Hanya Penyair
Tantangan Hari ke-2445
#TantanganGurusiana-7
***
Saat menunaikan tugas sebagai tuan rumah menerima mempelai pria, tentu saja bukan tanggung jawab yang mudah. Apalagi bisa menghadiri acara persiapan, memulai dengan membantu menyiapkan urusan konsumsi, lalu mastikan semua yang sudah dirancang dalam musyawarah keluarga sebelumnya, sebuah anugerah yang tak terhingga dari Allah Swt.
Masih dalam suasana tamu dan undangan sedang memenuhi tempat kegiatan, lalu sebuah panggilan masuk terdengar merdu dari lirik lagu nada panggilan gawai. Ternyata ada panggilan dari perugas pengantar paket, bahwa ada buku komunitas menulis sastra, dalam hal ini penyari nusantara, yang digawangi oleh Dato' Sri Asrizal Nur. Beliau sebagai penggagas Pantun Majelis se-Asean.
Saya memang bukan penyair, tapi bisa bergabung dan berkarya dalam komunitas ini, adalah sesuatu yang sangat membanggakan. Apalagi didalamnya turut diajarkan teknik menulis kesusasteraan yang sangat baik kepada semua calon penulis. Walaupun saya bukan ahlinya dalam menulis pantun majelis, tapi saat diberikan kesempatan, ternyata sangat mengasyikkan.
Jangan pernah berhenti belajar, apalagi merasa paling hebat. Karena setiap diri bisa berkembanh dengan pesat dalam urusan seni dan berkarya. Selain itu juga tentang siapa yang mampu bertahan, saat kondisi sekarang yang sudah serba AI. Tidak sedikit yang menggunakan AI dalam soal berpantun. Maka hilanglah kebanggaan seorang Melayu yang terkenal dengan kemampuannya mengolah kota dalam urusan pantun.
Tidak Melayu hilang di Bumi. Itu adalah semboyan yang selalu terpatri dalam setiap diri putra putri Melayu. Sehingga sangat wajar, seni tradisi berpantun sebagai salah satu ciri khas melayu, terus berkembang dan mampu bertahan hingga kini. Teknologi boleh maju pesat, Tapi akar kebudayaan Melayu tidak pernah hilang. Begitulah harapan dan doa yang senantiasa dipanjatkan. Jadi, menulis itu bukan untuk memvalidasi diri seolah diri hebat, tapi sebagai upaya menjaga warisan budaya agar tetap abadi. Menulis itu juga untuk keabadian.
***
~~ Danau Kerinci, 220926 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
