Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Catatan Ringan (Bagian - 19)
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Catatan Ringan (Bagian - 19)

Tantangan Hari ke-2432

#TantanganGurusiana-7

***

Kegiatan pembekalan, tepatnya pembinaan materi P4 bagi mahasiswa baru telah usai. Semua mahasiswa baru bergerak menuju satu titik, yaitu Gedung Olah Raga (GOR) di kampus Fakultas Pendidikan Olah Raga dan Kesehatan (FPOK).

Panitia lapangan yang terdiri dari para senior, terutama pengurus Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi (SMPT) serta dibantu oleh pengurus Senat Mahasiswa Fakultas (SMF). Kehadiran mahasiswa baru dalam barisan per fakultas, menjadi ciri luar biasa di dalam gedung megah tersebut. Sambil menunggu kehadiran pimpinan perguruan tinggi (Rektor) beserta jajarannya, panitia menghadirkan beberapa hiburan bagi peserta.

Setelah jam menunjukkan waktu yang disampaikan sebelumnya oleh panitia, Rektor beserta rombongan menuju mimbar utama. Gedung Olah Raga (GOR) IKIP Padang, yang juga merupakan gedung tempat penyelenggaraan wisuda, menjadi saksi acara penutupan masa pembekalan (Penataran P4) pola 100 jam, bekerja sama dengan pemerintah pusat (BP7). Upacara penutupan ini sekaligus menandai selesainya kegiatan pembekalan mahasiswa baru tingkat institut, seperti yang disampaikan oleh Pak Rektor, selanjutnya kegiatan pembekalan mahasiswa baru diserahkan ke fakultas masing-masing.

Ada yang unik saat upacara penutupan. Awalnya menurt saya dan teman-teman tidak ada yang sangat spesial. Semua berbaris rapi sesuai fakultas. Tidak ada yang merasa paling menonjol maupun berbeda sendiri dari fakultas yang lain. Barisan menjadi heboh, saat Pak Rektor dalam pidatonyo, menyampaikan dengan sangat jelas. Kok ada satu barisan lebih mirip dengan Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Ungkap beliau.

Ucapan Pak Rektor tentu saja menarik untuk ditelaah. Ternyata barisan yang beliau maksudkan adalah barisan mahasiswa baru Fakultas Pendidikan MIPA. Karena dari 360 mahasiswa baru, dengan komposisi 280 orang mahasiswa putri dan 80 mahasiswa putra. Lalu dari 280 mahasiswa putri, jumlah yang tidak berjilbab kurang dari 60 orang mahasiswa. Sehingga dari panggung, tidak terlihat ada mahasiswa yang tidak berjilbab.

Entah kebetulan, atau memang sejak awal berdirinya Fakultas Pendidikan MIPA, rata-rata mahasiswanya dominan menggunakan jilbab. Apalagi mahasiswa baru angkatan 93. Terlihat sangat jelas jumlahnya. Seiring perjalanan, bagi mahasiswa putri yang beragama Islam, perlahan akan menggunakan jilbab. Sehingga terlihat saat perhelatan wisuda. Dari semua posisi, semua wisudawan putri menggunakan jilbab. (Bersambung)

***

~~ Mendalo Mas, 100926 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post