Burhani Abu Bakar Arsyad

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Kembali ke Terapi Akupunktur
Ilustrasi gambar: ChatGPT

Kembali ke Terapi Akupunktur

Tantangan Hari ke-2450

#TantanganGurusiana-7

***

Sebenarnya bagi saya pribadi, pengobatan ala Tiongkok dengan sederetan jarum, bukanlah hal baru alias bukan yang pertama saya rasakan. Saat mengikuti kegiatan pelatihan guru pembina Olimpiade Sains Astronomi di kota Bandung, tiba-tiba saya mengalami kendala kesehatan. Dalam kondisi tersebut, saya tidak mungkin meninggalkan penginapan lalu dirawat di rumah sakit.

Alasan paling kuat bukan karena takut ke rumah sakit (tapi takut dengan biayanya,, hehe). Untungnya, rekan sesama peserta dari SMA Sutomo Medan, sebut saja namanya Pak Li. Beliau datang ke kamar dan sejenak melihat kondisi saya. Pak Li menawarkan untuk membantu meringankan sakit yang saya derita. Cuman beliau harus menggunakan alat bantu jarum akupunktur. Saya menyanggupinya. Sebagai sesama warga Tionghoa, menolak tawaran tersebut adalah sesuatu yang sangat tidak lazim Selain terapi menyembuhkan penyakit, sekaligus menjadi pengalaman pertama saya dengan pengobatan khas Tiongkok.

Terapi menggunakan sangat banyak jarum, memberikan sensasi yang seru. Padahal aslinya saya takut dengan jarum. Untungnya suasana tersebut tidak terjadi. Sambil terus mendengarkan cerita Pak Li, bahwa beliau pada waktu tertentu harus ke Tiongkok, ikut sebagai terapis akupunktur gratis untuk semua warga. Kegiatan sosial ini, selain bentuk melestarikan budaya pengobatan khas Tiongkok, juga sekaligus berbagi dan mendapatkan ilmu baru dari para senior.

Setelah sekian lama tidak melakukan pengobatan alternatif khas Tiongkok ini, akhirnya saya bisa kembali merasakan keseruan terapi dari banyak jarum yang ditusuk ke semua titik saraf yang memerlukan tindakan khusus. Beberapa bulan sebelumnya, saya mendapatkan perawatan pada titik yang membuat lengan kiri dan kanan saya sangat mudah pegal dan kelelahan. Setelah mendapat penanganan dari terapis yang juga keluarga angkat di Jambi, Alhamdulillah semuanya kembali pulih.

Pada Jumat kemarin, saya kembali ke tempat yang sama. Selain saya, ada Emak dan istri yang juga melakukan terapi. Jangan dibayangkan setiap titik yang ditusuk jarum akan berdarah. Tapi bukan tidak merasakan sakit sama sekali, ya khusus titik yang memang sedang menjadi masalah, tentu saja akan merasakan keseruan tersendiri saat jarum ditusuk. Setelah sekian lama, bahkan ada yang harus menunggu lebih kurang 45 menit, baru jarum tersebut dicabut.

Pengobatan Tiongkok menjadi alternatif saya dan keluarga untuk mengobati berbagai penyakit yang dirasa. Namanya juga pengobatan alternatif, tentu saja itu menjadi pilihan setelah sekian lama berkutat dengan obat kimia. Maka tidak ada salahnya mencoba pengobatan alternatif. Selain sehat dan segar, tentu saja tidak lagi selalu bergantung dengan bahan kimia. Semoga jalan ikhtiar ini menjadi alternatif untuk tetap sehat.

***

~~ Mendalo Mas, 270926 ~~

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post