Makna Persahabatan
Tantangan Hari ke-2456
#TantanganGurusiana-7
***
Bercerita tentang sahabat, rasanya kisah nyata akan langsung tertuju ke dua sosok sahabat saya yang luar biasa. Karena semasa hidupnya dua sosok ini dengan keunikannya masing-masing. Makna sebuah persahabatan, dapat saya temukan dan rasakan pada dua orang ini.
Saya memulainya dengan Adi (nama lengkapnya Rusmadi). Kini beliau telah tiada. Tapi sejujurnya, saya masih merasakan bahwa beliau masih tetap hidup dihati saya. Sekitar tahun 1994, tepatnya tahun kedua saya merantau ke kota Padang, melanjutkan pendidikan di kampus FPMIPA IKIP Padang. Pada satu kesempatan, Ayah berkunjung ke Padang. Saat duduk sore sambil bercerita di kamar lantai 4 Asrama Mahasiswa Islamic Center AlQuds, Ayah menyampaikan kalau sahabat saya Adi telah berpulang ke Rahmatullah.
Semua kisah saya bersamanya langsung bermunculan tanpa jeda. Karena saya bersahabat baik dengannya sejak SD sampai akhirnya kita berpisah setelah menamatkan pendidikan di SMP. Saya melanjutkan ke SMAN Hiang, Adi melanjutkan pendidikan di MAN 1 Sungai Penuh. Walaupun berpisah lokasi pendidikan, saya dan Adi masih selalu tersambung. Padahal pada waktu itu belum ada yang namanya telpon rumah, apalagi jika bercerita kecamggihan alat telekomunikasi seperti sekarang.
Sebagai sahabat baik, bukan berarti saya dan Adi selalu akur. Ada masanya saya berbeda pendapata dan secara ekstrim sampai tidak bertegur sapa. Tapi uniknya, belum sempat melewati batas larangan tidak bertegur sapa dalam Islam, mendadak saya dan Adi secara bersamaan bertegur sapa dan langsung saling berpelukan.
Sampai kini, rasanya beliau masih tetap ada. Secara pribadi, saat Adi sakit keras dan sudah berkeluarga. Karena sebelumnya Adi sempat merantau jauh ke negeri tetangga (Malaysia bersama istrinya). Saya datang ke rumahnya. Tanpa aba-aba, air mata ini mengucur dengan keras, melihat kondisi kesehatan Adi yang terus semakin menurun.
Tangisan yang meledak membuat dada ini makin berat menahan kesedihan. Sembari saya memeluknya dan menyampaikan doa, bahwa Adi pasti bisa sembuh. Tetap kuat dan sabar menerima ujian dari Allah. Karena ada Surga yang Allah sediakan bagi yang sabar dan ikhlas menerima ujian dari-Nya. (Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 031026 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
