Makna Persahabatan (Bagian 2)
Tantangan Hari ke-2457
#TantanganGurusiana-7
***
Kepergian seorang sahabat, baik itu berpisah karena pindah domisili, pindah tempat tugas, apalagi yang telah berpulang menghadap keharibaan Ilahi, sudah pasti meninggalkan banyak kisah terbaik. Karena seorang sahabat takkan mungkin menikam dari belakang. Ia selalu ada tanpa menyembunyikan apapun dari sahabatnya. Apalagi niat buruk, atau mencari keuntungan dari keburukan sahabatnya.
Sebagai sosok yang terus ada, hadir memberikan doa dan selalu saling mendoakan, merupakan kekuatan yang tidak bisa dinilai dengan angka. Ia hadir seperti obat yang mampu menyembuhkan apapun penyakit yang diderita. Itulah kenapa, rasa kehilangan seorang sahabat, sangat lama proses penyembuhannya.
Setelah kepergian sang sahabat (Alm Adi), secara fisik memang orangnya sudah tidak ada lagi di dunia, tapi saya tidak pernah merasakan kehilangan. Karena apa yang selama ini sering kita lakukan, seolah menjadi hidup kembali. Adi selain ramah kepada siapapun, tidak membedakan orang karena melihat starta sosial, serta Adi sangat aktif dalam membina anak-anak dan remaja di kampung halaman. Setiap minggu pagi, acara Didikan Subuh di Masjid, Adi lah sosok terdepan yang menjadi idola anak-anak.
Kehilangan seorang sahabat, mengajarkan saya makna dari persahabatan yang sebenarnya. Apalagi dengan Adi, waktu yang panjang membersamainya tidak akan bisa dilupakan sampai kini. Sejak SD belajar bersama di rumah, tentu saja ada ketentuan yang disampaikan Ayah. Kalau ingin belajar di rumah, jangan banyak main dan hanya menghabiskan waktu untuk cerita-cerita yang tidak jelas, serta saat subuh wajib bangun dan shalat subuh berjamaah di Masjid.
Kini sosok sahabat itu sudah sangat lama meninggalkan duni yang fana ini, tapi pesan dan kesannya terhadap saya sebagai sahabatnya tidak akan pergi dan menghilang. Itulah makna kebaikan yang tulus dari seorang sahabat. Tidak ada manipulasi kepentingan, apalagi menikam dari belakang. Berbeda dengan era kini. Banyak kita dengar pengkhianatan seorang sahabat kepada temannya. Maka bisa dipastikan bahwa pelakunya bukanlah seorang sahabat sejati. Karena ia memiliki niat yang tidak baik yang disembunyikan. Maka berhati-hatilah dengan orang yang berpura-pura baik dalam bersahabat. (Bersambung)
***
~~ Mendalo Mas, 041026 ~~
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
