Luka
Lamanya pertemanan, ga jaminan bahwa pertemanan bisa tulus. Entah apa yang telah terjadi hingga sesorang bisa melakukan hal yang seringkali kita anggap ga masuk akal. Itulah manusia, selalu ada sisi egois yang sering nampak.
Kadang diri merasa dimanfaatkan saja. Entah itu hanya perasaan saya atau kebenarannya memang demikian. Bisa saja saya yang sensi, karena memang status yang berbeda. Namun rasa ini tak dapat dihindari. Mau marah, kepada siapa? Diam juga bikin nyesek.
Akhirnya cuma bisa diam, tak berani protes atau komplain. Tahan saja nyeseknya. Mungkin memang diri tak layak untuk dihargai atau dianggap sebagai teman. Sebuah pembelajaran hidup. Jangan pernah percayai orang lain, meski itu teman dekat. Justru teman dekatlah yang sering memberi luka tanpa merasa. Biarlah itu menjadi pembelajaran positif tanpa benci yang tersisa. Semoga keikhlasan bisa mengurangi rasa sesak yang ada. Salam bahagia.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan