Malam Tirakatan
Sudah menjadi tradisi pada Agustus pertengahan bulan. Menjelang peringatan hari kemerdekaaan, pada malam hari ada giat di kampung-kampung. Giat yang disebut malam tirakatan. Setiap kampung mengadakan sendiri di wilayahnya. Untuk Surabaya yang jarang terdapat lahan kosong, giat dilakukan di gang-gang dengan menutup akses jalan.
Situasi demikian terjadi di seluruh kampung Surabaya. Itulah sebabnya malam tirakatan disebut juga malam gang buntu nasional. Semua gang ditutup karena digunakan untuk kegiatan. Bagi pengunjung atau penghuni rumah yang datang setelah jam 7 malam, pasti ga bakalan bisa sampai di tujuan.
Ada yang istimewa acara malam tirakatan di tempat saya. Seluruh warga yang hadir diwajibkan menggunakan dress code merah putih. Bagi yang punya tentunya. Tampak ibu-ibu yang berkerudung merah. Berseragam, nih. Nah, saya ga punya. Hehe…. Tapi boleh juga kalau mau pakai baju pahlawan. Lebih seruu, ada warga yang memberi fasilitas “orbit shot”. Jadilah kaum emak pada mencobanya. Tak ketinggalan ada door prize.
Setelah renungan, baiasanya dilanjutkan dengan tumpengan. Bagaimana di tempat Bapak Ibu? Selamat menyambut hari kemerdekaan. Salam bahagia.
Sby160825

Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
