Sekolah Kehidupan
Sebuah kisah yang sedang jadi perenungan saya. Ada seorang mahasiswa semester 3, sebut saja namanya Ayu. Dalam perjalanan pembelajarannya, Ayu merasa ga nyaman belajar. Usut punya usut, Ayu dan kelompoknya ada masalah dengan salah satu dosennya. Ayu merasa kurang interest lagi, ingin keluar dan pindah sekolah. Semudah itukah? Keputusan tersebut didukung orang tuanya. Bahkan, orang tua juga mendatangi dosennya.
Saat ortunya curhat, saya bilang, ”Eman, kalau dia harus pindah. Ayu mahasiswa, dia harus belajar berpikir dewasa.” Harusnya Ayu selesaikan masalah tersebut bersama kelompoknya. Pastinya tentang pembelajaran. Tapi kalau masalahnya tentang sikap dosen yang arogan, ada cara lain yang bisa dilakukan. Ga perlu ngambeg dan pindah kampus lain. Terlebih ortu campur tangan. Kapan dia dewasa? Ke depannya, dia akan menjumpai masalah yang lebih pelik dalam hidup bermasyarakat. Masih mengandalkan orang tua? Akhir cerita, saya kembalikan kepada keputusan ortunya. Saya berharap orang tua tahu apa yang harus dilakukan demi masa depan Ayu.
Belajar dari kisah di atas. Banyak orang tidak menyadari, bahwa hidup adalah sekolah. Semua kejadian pada diri menjadi pelajaran kehidupan. Tantangan, hambatan, cacian, tidak dihargai, diremehkan dan hal yang melukai lainnya akan dialami. Semua harus dilalui dan dihadapi. Itulah cara Tuhan mendidik kita, agar menjadi pribadi tangguh, yang unggul secara holistik.
Bagaimana jika kita tak mampu melaluinya? Itu akan menunjukkan kualitas kita. Yakin, segala sesuatu pasti ada jalan keluarnya, meski jalan tersebut terjal dan berliku. Tergantung kita, mau jadi pribadi yang bagaimana. Selamat belajar di sekolah kehidupan. GBU All.
Sby180825
.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
