Bersyukur Lagi
Dalam sepi kami semua diam tanpa terdengar suara, kecuali suara angin dingin yang bikin merinding. Dalam kediaman, semua berdoa. Semoga ada pertolongan yang datang.
Saat menunggu dalam kecemasan. Sebuah pick up dari arah berlawanan berhenti mendekati kami. Seorang bapak bersama istrinya turun dan menghampiri. Sebut saja Pak Amin. Beliau berusaha membantu. Puji Tuhan. Kau jawab langsung doa kami, ya Tuhan. Sungguh kami merasa bersyukur ada pertolongan yang datang. Meski ga tahu harus gimana, pertolongan sudah datang.
Pak Amin menghubungi temannya via hp, mencari kendaraan untuk menderek mobil kami. Bukan menderek, tapi menarik. Tak berselang lama datang beberapa orang dari desa sebelah yang ikut membantu. Dengan alat seadanya berusaha mengangkat mobil kami.
Sebuah pekerjaan yang tak mudah. Mobil kami cukup besar. Diangkat, ga bisa. Juga ga bisa ditarik dengan pick up biasa, harus truk. Gimana carinya? Pak Amin segera hubungi temannya untuk mendapatkan truk.
Bener, tak berapa lama ada truk yang datang. Semua yang di sana berpikir gimana cara angkat mobilnya tanpa derek. Ada yang bawa bambu panjang, sling towing juga. Sungguh berkat bagi kami dipertemukan dengan orang-orang yang baik hati. Bahkan mereka menawarkan kami para ibu untuk “di evakuasi” terlebih dahulu.
Pak Amin pamit karena ada keperluan. Beliau meninggalkan nomor hp dan berjanji tetap membantu. Waduh, beliau pergi. Gimana nih… .
Bersambung
Sby300925
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
