Pasrah
Anak jaman now emang bikin guru “gedheg-gedheg”. Entah bagaimana cara mikirnya. Kesannya, kurang memiliki daya juang. Cari gampangnya aja, ga mau repot.
Hari ini Penilaian Tengah Semester (PTS) matematika. Seperti yang diketahui, banyak siswa yang menganggap matematika itu susah, bikin klenger, katanya. Apa iya? Pada hal kalau serius belajar, semua pasti bisa.
Selesai PTS, saya tanya salah satu siswa “spesial”. “Tadi bisa kerjain, ga?” Dia jawab. “Saya pasrah saja, Miss. Apa kata yang di atas.” Saya lanjut, “Tapi, sudah berusaha dan belajar dong?” Eh, dia jawab, “Enggak.” Loh, kok jawabannya gitu. Kemudian dia bilang,” Belajar dapet jelek, ga belajar juga jelek. Ya udah, pasrah aja. Ga usah belajar. Nunggu remid.”
Ini jawaban bikin saya melongo. Wow, mikirnya gitu? Semangat belajar ga ada. Pasrah, tapi ga ngapain-ngapain. Kalau di sekolah banyak siswa yang model gini, ambyaaar… . Di sekolah Bapak Ibu ada model gini, ga? Semoga ga ada, yaa. Cuma di tempat saya aja kalee. Salam bahagia.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
