Cicik Rahayu

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Mawar Pagi
Pixabay

Mawar Pagi

Tangkai mawar itu telah patah oleh tiupan angin kelana

Tinggalkan gores duri yang tak mudah sembunyikan rasa

Semakin layu ujung menguning daun kering memeluk buana

Sapukan hati yang tlah pergi di antara asa yang tiada jeda

*

Embun pagi merajuk datang menyapa dengan senyuman

Memberi rasa akan hati yang lama tak sua harapan

Kembang gugur sebagai tanda masa yang tergantikan

*

Tunas kasih tumbuh diiringi rintik nyanyian hujan

Keindahan baru bersemi bersama bahagia yang dinantikan

*

Sby021025

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post