Padat Merayap
Kalau nuruti kerjaan, sampai kapanpun ga bakalan habis. Namanya juga bekerja, berarti kalau ada kerjaan, seneng dong… . Iya sih. Dulu nglamarnya kan buat dapetin kerjaan. Nah sekarang sudah dapet kerjaan. Ga boleh ribut yaa.
Itu cara saya menghibur diri. Saat tugas datang bertubi-tubi, saya selalu berpikir seperti di atas. Bisa jadi, banyak orang di luar sana yang menginginkan pekerjaan saya. So, saya harus syukuri pekerjaan yang seabreg ini. Hehe… .
Seperti hari ini. Saat teman libur, saya ngantor, bukan sekolah. Maksudnya masuk ke kantor perhimpunan untuk lakukan tugas bonus. Bersama rekan yang ditunjuk, menyelesaikan rancangan E-book dan E-modul. Hari ini baru sesi konsultasi dengan tim Biblical View.
Lagi asyik mengerjakan E-book, datang Koordinator Bidang (Korbid) menginfokan tugas baru. Selasa besok saya diminta buat soal Sumatif Akhir Semester (SAS) untuk dipakai seluruh sekolah. What? Selasa lusa? Untuk tiga jenjang? Omegad. Saya berkelit untuk menunda waktu. Saya minta berkoordinasi dulu dengan guru matematika dari seluruh sekolah perhimpunan. Ngeles, hahaha… . Puji Tuhan dikabulkan.
Bukan bermaksud menunda. Sebenarnya saya kemarin mendapat tugas dari sekolah sendiri untuk membuat soal Try out (TO) TKA. Sekolah minta Senin sudah ready. Hari ini saya ga bisa mengerjakan karena ada giat E-book, berarti soal TKA harus saya selesaikan besok. Belum lagi Sabtu depan trainer OSN. Kalau ditambahi buat soal SAS, wow bisa mabuk darat saya tuh. Pekerjaan padat merayap.
Ini yang saya maksud pekerjaan bertubi-tubi. Apa di sekolah ga ada guru lain? Pasti ada. Soal TO sebenarnya sudah dibuat guru lain. Hasilnya amburadul, karena soal banyak yang gak pas. Terpaksa minggu depan TO diulang dengan soal baru.
Kesimpulannya, ada tugas, ya diterima saja. Kerjain dengan ikhlas dan sabar. Mengeluh juga ga guna. Ga selesai? Ya wis. Yang penting lakukan semampunya. Gitu yaa. Setuju? Salam bahagia.
Sby181025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
