Selalu Bersyukur
Semua orang berpikir keras. Masalah belum terpecahkan. Bagaimana menarik mobil yang rodanya nyemplung saluran tanpa alat yang memadai. Mobil harus diangkat dulu dari saluran agar sejajar dengan tanah, baru bisa ditarik truk. Bagaimana mengangkatnya? Jumlah pria yang ada hanya 6 orang saja. Dengan jumlah tersebut, mobil belum bisa bergerak.
Sesaat kemudian datang dua mobil secara bersamaan. Mobil pertama jenis APV untuk mengevakuasi kami kaum emak. Mobil kedua, pick up yang memuat 15 pemuda bersarung dan berpeci. Tampaknya mereka dari masjid yang tadi kami lalui, mendapat pesanan dari Pak Amin untuk datang membantu kami. Puji Tuhan. Pak Amin dan warga desa sungguh malaikat penolong kami. Di saat kami membutuhkan bantuan, mereka hadir. Terima kasih Tuhan.
Akhirnya kami kaum ibu diantar ke alun-alun kecamatan Selo yang jaraknya sekitar 15 km dari lokasi dengan jalanan naik turun dan berliku. Di alun-alun, kaum ibu duduk-duduk bersantai mencoba menghilangkan rasa resah yang ada. Tak lupa berdoa agar mobil bisa segera dievakuasi. Entah bagaimana ceritanya, satu jam menunggu di alun-alun, kami mendapat info, mobil sudah siap jemput ke alun-alun Selo. Terima kasih Tuhan. Meski kami semua terlambat sampai Surabaya, ga masalah. Memang bener, Tuhan itu baik. Dia memberi sesuai apa yang kita butuhkan. Layaklah kita selalu bersyukur dan bersyukur. GBU.
SBY011025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
