Telat Bangun
Pernah bangun telat? Pasti pernah. Kalau telat bangun pas hari libur, enjoy aja. Tapi kalau telat bangun pas hari kerja atau lagi janjian dengan orang penting? Bisa ambyaaaarr… .
Hari ini masuk sekolah seperti biasa. Semalem ga bisa tidur. Jam 12 lebih, baru bisa tidur. Bukan karena lembur kerjaan, tetapi karena batuk. Setelah diberi obat oleh adik ganteng, baru bisa tidur nyenyak. Efeknya, saya ga bangun saat alarm bunyi pukul 03.30.
Buka mata, byar … pelototin jam di dinding kamar. Antara sadar dan tidak, loh kok jam 5 lebih. Wuih, langsung lompat aja ke kamar mandi sambil teriak panggil adik yang tidur di lantai atas. Dia pesan minta dibangunin pukul 4 karena mau balik tempat kerja di Probolinggo. Lah ini Emaknya telat bangun.
Semua keburu, lari aja ke kamar mandi. Wet,… wet… cepat, ga pake dandan, pake seragam dan weeerrr, berangkaaaat. Biasanya saya tiba di sekolah jam 6 kurang. Karena telat bangun, jam 6 lebih baru nyampe. Syukurlah, absen finger masih aman, morning devotian baru akan dimulai. Banyak teman bilang,”Tumben”. Senyumin aja. Hehe… .
Baru mau menyiapkan sesuatunya, dicolek teman sebelah,”Wayahe jaga gawang”. Duh, iya. Saya terjadwal piket sambut siswa di depan. Segera menuju pintu depan sekolah. Ya gini, kalau telat bangun, serba “Gedandapan”.
Bapak Ibu kalau kalau telat bangun, gimana? Cerita doong. Salam bahagia.
Sby131025
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
