Masa Lalu
Retret hari kedua kemarin, ada materi yang disampaikan Pak Pendeta Martin Kanugroho dari Situbondo. Materinya bagus banget dan cara membawakannya cukup menarik. Banyak dialog yang terjadi antara beliau dan peserta.
Inti materinya tentang masalah yang dihadapi siswa. Pak pendeta bertanya tentang masa lalu pserta saat menjadi siswa SD atau SMP. “Pernahkah kecewa dengan guru? Sakit hati dengan guru? Kecewa dengan ortu? Sakit hati dengan teman? Kesel dengan keadaan atau kemampuan? Apa yang dilakukan jika mengalami hal tersebut di atas? Sikap seperti apa yang anda harapkan dari guru anda?”
Banyak ragam jawaban peserta. Ini menarik, karena permasalahan yang muncul berbeda-beda dengan berbagai latar belakang. “Itu yang dirasakan anak-anak kita sekarang”, demikian kata Pak pendeta. Jadi apa yang harus dilakukan guru? Harusnya guru bisa menemukan jawabannya. Apa yang dulu anda inginkan dilakukan oleh guru anda, sekarang lakukan! Jaman boleh berbeda, tapi rasa ingin disentuh, dikasihi, diperhatikan, dipuji, dibela dalam hati seorang anak, dari dulu sampai sekarang tetaplah sama.
Bersyukur andai anda tak pernah merasa kecewa, sakit hati atau mengalami kepahitan. Perlakukan siswa seperti dulu anda ingin diperlakukan. Banyak masalah muncul? Pasti. Bersinergilah bersama rekan, orang tua dan pimpinan. Jangan lupa, Tuhan menyertai anda. Siap, Pak pendeta.
Nampaknya benar, masa lalu bukan untuk dilupakan, tapi jadikan pembelajaran. Salam bahagia.
Sby231163
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
