Rapat Kucing
Mari bicara tentang perkucingan. Siapa yang ga suka lihat kucing yang cute dan lucu? Semua pasti suka. Saya suka kucing, tapi ga berani pelihara. Bukan takut apa sih. Saya sering pergi luar kota, kadang harus nginep. Takut dia ga ada yang ngurus atau beri makan. Kan kasihan.
Di grup kampung lagi rame perkara kucing. Hal tersebut karena di depan rumah atau teras tetangga sering ada kotoran kucing. Yang mendapat “hadiah” tersebut tentu mengomel. Ga tahu kucing siapa.
Memang, di kampung saya banyak kucing sliweran. Katanya sih, ada yang punya. Tiap hari kucingnya kluyuran kemana-mana. Sering terjadi, kucing-kucing tersebut, merusak karpet tetangga, kukunya merusak atap mobil, buang kotoran sembarangan atau masuk rumah tetangga via atap. Bahkan banyak yang sering kehilangan ikan di dapur. Termasuk saya.
Bagi yang suka kucing, ok saja. Yang ga suka, jadi masalah. Lantas solusinya gimana? Akhirnya diadakan rapat RT membahas perkucingan. Hehe… . Keputusannya, kucing milik warga RT harus dikandangkan. Kalau ada kucing di luar, berarti bukan milik warga. Buang!
Bapak Ibu punya kucing? Kasi tahu, jangan boleh main ke tempat saya. Ntar dibuang ke pasar. Haha… . Salam bahagia.
Sby261125
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
