Pilihan
Hidup adalah pilihan, gitu katanya. Bener kan? Setiap hal yang terjadi, kita harus memilih. Contoh sederhana. Saat bangun pagi, kita mau terus bangun dan beraktifitas atau tetep lanjut tidur. Silakan pilh. Kadang kita harus milih yang ini atau itu karena sebuah tanggung jawab. Namun pada hal-hal khusus, kita sendiri yang harus tentukan.
Sering kali terjadi, pilihan bukan hal yang mudah. Ada resiko yang harus ditanggung. Disini, kita mesti bijak bersikap. Kadang pilihan seperti makan buah simalakama. Bagaimanapun, pilihan harus dilakukan.
Kemarin, saya harus menentukan pilihan. Ada dua tugas yang harus dilaksanakan dalam waktu bersamaan. Satu, tugas gereja ke Banyuwangi, dan satu lagi tugas sekolah melatih OSN. Keduanya penting, tapi ga mungkin lakuin keduanya.Harus pilih salah satu.
Akhirnya saya memilih tugas sekolah. Alasannya? Pelayanan gereja bisa diwakilkan siapa saja. Setiap orang memiliki pertimbangan masing- masing. Yang kita lihat sebagai pilihan mudah, belum tentu mudah bagi orang lain. Yang pasti, ketika sudah menentukan pilihan, jangan pernah disesali. Bapak Ibu pernah kesulitan melakukan pilihan? Semoga pilihan yang kita ambil adalah hasil pemikiran yang bijak.
Salam bahagia.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
