E-Rapor
Sudah lama Dinas Pendidikan (Diknas) Kota menerapkan rapor online yang kini disebut e-rapor. Meski Dinas meminta semua sekolah Surabaya menerapkan e-rapor, sekolah juga menggunakan rapor sekolah sendiri. Jadi saya harus memasukkan nilai di dua tempat. Satu data base Dinas dan satu untuk sekolah sendiri.
E-rapor biasanya saya masukkan setelah pembagian rapor atau saat liburan sekolah. Ada banyak waktu luang untuk masukkan nilai ke data base Dinas. Namun sekarang hal tersebut ga bisa dilakuin lagi. Ya, sejak semester ini, pengisian e-rapor terbaru hanya bisa dilakukan di sekolah. Ga bisa dilakukan di rumah saat liburan.
Setelah menyerahkan rapor ke orang tua, guru libur hingga Januari. So, e-rapor ga bisa diselesaikan. Minggu ini deadline pengisian e-rapor. Semua guru sibuk mengerjakan tugas awal semester. Ada perangkat mengajar, proposal ujian praktik, dan membuat propgram giat yang lain, plus ngisi e-rapor.
Repotnya, ada salah satu siswa yang namanya ga ada di data kelas saya. Duh, gimana ini? Akhirnya e-rapor tetep ga bisa diselesaikan. Coba minta bantuan admin sekolah yang bagian Dapodik. Jawabannya, tunggu update dari Dinas. Alamaak… . Semoga bisa segera bisa diselesaikan. Salam bahagia.
Sby090126
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
