Hasil Laboratorium
Saya selalu melakukan uji laboratorium (lab) secara periodik. Tujuannya agar sesuatu yang ga beres pada tubuh dapat terdeteksi segera. Terakhir pada Desember saya melakukan uji lab darah lengkap. Mahal loh itu. Santuy aja, ada jatah Bankes dari kantor.
Saya memang ada gejala diabet. Kadar gula saya 100 mg/dL. Oleh dokter saya diberi obat yang harus diminum sehari satu tablet. Hasil uji lab pada Desember sungguh mengejutkan. Kadar gula darah puasa 203 mg/dL. Loh, kok bisa? Gegara hasil tersebut, dokter meromendasikan konsul Internist. Tetapi dokter masih memberi saya obat dengan dosis lebih tinggi.
Hasil konsul dokter Internis, saya diminta habiskan obat dari dokter. Berikutnya uji lab kembali, Jika hasil masih jelek, Internis yang akan turun tangan.
Kemarin saya telah uji lab gula darah puasa. Hasil lab menunjukkan kadar gula darah saya 79mg/dL. Nah, yang bener mana? Meski demikian saya sangat bersyukur. Besok saya harus konsul dokter kembali. Salam sehat selalu.
Sby130126
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
