Cicik Rahayu

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Bertahan
iStock

Bertahan

Hari ini saya diajak taksiyah ke rumah teman di luar kota. Karena saya ga ada kendaraan, jadilah saya nunut yang punya kendaraan. Dengan menggunakan sebuah mobil, kami bertujuh, delapan dengan sopir berangkat pagi hari.

Karena saya nunut, saya menunggu di titik perjanjian. Tepat pada waktunya saya dijemput di titik tersebut. Jujur, saya ga tahu jenis kendaraan apa yang bakal dipakai. Saat menjemput, baru tahu jenis kendaraannya, ternyata mobil kecil. Mobil berisi delapan orang penumpang, bakal sesak. Apalagi penumpangnya semua ber”bobot”.

Benar aja, ketika penumpang penuh, rasanya ga muat. Saya duduk di belakang bertiga. Saya bagian samping. Karena jok yang empuk itu ga cukup, sebagian saya duduk mepet bodi mobil. Sehingga saya duduk di bagian yang ga ada busanya. Bisa dibayagin rasanya bagian pantat saya. Sakit, pasti. Apalagi jika jalan ga rata.

Saat perjalanan pulang ganti posisi. Saya tetap di belakang, tapi di tengah. Tetep aja ga nyaman. Karena saya duduk agak maju, sehingga ga bisa bersandar. Kaki kemeng, punggung capek. Tapi saya ga berani protes. Masalahnya, teman yang lain kondisinya juga bakal ga nyaman kalau tukeran. Biarlah saya yang ga nyaman, bertahan pulang pergi, asal teman yang lain bisa menikmati perjalanan. Hehe… . Salam bahagia.

Sby140226

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post