Observasi
Meski sudah lama jadi guru, kadang hati masih dag dig dug saat harus diobservasi atasan. Mungkin karena takut salah atau takut nilai jelek? Entahlah. Rasa itu sering muncul sesaat.
Menurut jadwal yang tertera di PMM, saya hari ini diobservasi Kepala Sekolah. Berkas yang dibutuhkan sudah saya persiapkan sehari sebelumnya. Modul ajar, LKPD, media pembelajaran offline maupun online. Saya persiapkan seperti biasa saat saya mengajar. Ga ada yang lebih. Ga cari nilai plus kah? Ga. Mengalir saja. Yang penting proses pembelajaran tercapai, siswa semangat belajar. Cukup.
Saat observasi berakhir, beliau memanggil saya untuk diskusi. Duh, pasti banyak masukan. Ga masalah sih, demi kebaikan. Setelah saya berada di ruangannya, ternyata yang terjadi bukan seperti yang saya pikirin. Beliau minta saya ngajarin lanjutan materi yang tadi saya jelaskan di kelas. Omegad. Rupanya beliau tertarik materi tersebut. Saat siswa mengerjakan post test secara online, beliau ikut mengerjakan. Hehe… .
Karena beliau suka dan antusias belajar, saya ajak guyonan, “Kapan-kapan, boleh ngajar gantiin saya, Pak” Eh, beliau tertawa tergelak. Trus bilang, “Ya, Ibu yang gantikan saya jadi KS” Haha… . Seru juga punya atasan gini. Salam sehat selalu, Pak.
Sby230226
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan