Podo Moro
Setiap hari memasak, bukan pekerjaan gampang bagi kaum emak. Menu tentu diusahakan berbeda, memenuhi kemauan anggota keluarga. Kalau masakannya itu-itu saja, bakal ga dimakan. Alasannya, bosan. Sayang kan?
So, jadi emak harus kreatif mengolah bahan masakan. Kalau ga kreatif, masakan ga laku. Kalau masih bisa dimakan besok, ok. Kalau ga, berarti dibuang.
Hari ini saya juga bingung mau masak apa. Bahan sayuran di kulkas jumlahnya juga ga mencukupi. Ada wortel sedikit, buncis sedikit ada kacang panjang sedikit, Ada labu siam satu kecil lagi, tahu putih sepotong. Mau dimasak apa yaa? Males mikir, campur aja semuanya. Bumbui seadanya yang di kotak. Bawang merah, bawang putih, lengkuas, daun salam, cabe kecil, cabe besar, cabe hijau, garam, plung plung. Lah, ada santan, masukin aja. Beres.
Acara makan selesai, eh sayurnya ludes. Sayurnya enak, katanya. Oh, iya to? Ada yang tanya, sayur apa namanya? Saya jawab aja, “Podo Moro”. Haha… .
Sby,060226
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
