Cicik Rahayu

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web
Pada Waktu-Nya
pngtree

Pada Waktu-Nya

Saat berangkat sekolah, saya berhenti di perempatan lampu merah. Harus berhenti karena lampu lalin merah menyala. Ada beberapa pengendara yang main serobot saja, ga peduli lampu lalin bukan hijau. Ada juga dari jalur lain ikutan lempeng aja. Jadilah perempatan jalan jadi ruwet. Semua orang terburu-buru, pada hal hari masih sangat pagi.

Semua harus sabar dan menunggu giliran pada waktunya. Kalimat sederhana, namun tak semua orang bisa paham dan melakukannya. Bagaimana jika semua pengendara ga mau sabar menunggu hingga lampu hijau? Ga mau berhenti hingga waktunya tiba? Ambyaaar… .

Demikianlah kehidupan. Kita mesti sabar menunggu giliran. Semua ada waktunya, semua ada masanya. Saat kita menginginkan sesuatu, dengan segala usaha maupun upaya diringi doa dan belum berhasil. Tenang saja, kita senang menunggu giliran. Pada waktu-Nya, semua akan terwujud. Andai tetep ga terkabulkan, ada rencana-Nya yang lain yang telah disiapkan untuk kita. Yakin, waktu-Nya adalah yang terbaik. So, bersabarlah. Dia mendengar setiap doa kita. Semua indah pada waktu-Nya. Salam bahagia.

Sby120326

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post