Pelit, ih...
Punya temen pelit, ga? Saya punya loh…. Repot ngladeni orang pelit. Dia punya seribu satu alasan agar ga keluar duit. Bener-bener terapkan ilmu ekonomi. Modal seminim mungkin, untung semaksimal mungkin. Hahaha… .
Kadang orang pelit atau irit beda tipis. Tergantung bagaimana situasinya. Tapi kalau setiap kali pake alasan, pasti pelit tuh orang. Contoh, temen komunitas saya nih. Sebut namanya Bu Clekit. Pas ada giat kumpul-kumpul, selalu ada sajian makanan yang ditanggung bersama. Bu Clekit selalu minta bagian yang paling sedikit atau murah. Andai harus bawa sesuatu, jumlahnya selalu ga sepadan.
Pernah kita buat rujak buah. Bu Clekit kebagian bawa mentimun. Eh, dia cuma bawa mentimun satu aja. Itupun panjangnya 15 cm. Lah, anggota kita ada 8 orang. Mana cukup? Beruntung ada anggota bawa buah lain lebih banyak.
Kadang kalau diminta bawa sesuatu, beralasan, ”Ga tahu beli dimana?” , “Sorry ga buka WA” atau “Di jalan yang tak lewati, ga ada toko yang jual”. Banyak kan alasannya? Pada hal dia bukan orang yang ga mampu. Tapi berbagi dengan teman kok sulit, yaa… .
Ah, biarlah. Itu hak dia. Ga berani juga ingetin, takut salah paham. Tuhan lebih tahu bagaimana menyadarkan dia. Ada teman yang namanya Bu Clekit, ga? Semoga ga ada. Salam bahagia.
Sby100426
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
