Rencana Gagal
Rencana sering kali ga sesuai yang diharapkan. Sudah disiapin mening-mening, eh gatot alias gagal total. Kadang sebuah rencana gagal bisa menjadi masalah.
Hari ini, mumpung libur mau uji laboratorium darah ke klinik sekolah. Biasa, agenda rutin. Kemarin sudah info dokter tentang hal tersebut dan berharap dokter bisa memberi surat pengantar untuk uji laboratorium.
Semalem sudah mulai puasa, agar pukul tujuh pagi bisa ambil sampel darah pertama. Lanjut sarapan, dua jam kemudian ambil sampel darah yang kedua.
Pukul tujuh pagi sudah duduk manis di klinik sekolah. Segera info perawat jaga. Perawat bilang, suruh tunggu konfirmasi dokternya. Sudah menunggu hingga satu jam, tidak ada konfirmasi dokter. Diminta nunggu dokter datang pukul sepuluh. Lah, kan puasanya sudah lewat, ga valid dong hasilnya nanti.
Segera pulang saja, mana perut sudah bernyanyi juga. Sampe rumah segera sarapan. Pukul sepuluh, kontak dokter, eh dokternya bilang lupa. Diminta datang langsung untuk ambil sampel. Setelah dihitung waktunya ga nutut, saya minta Senin pagi saja. Akhirnya dokternya acc Senin pagi. Kalau rencana gini batal, ga masalah. Yang lain? Belum tentu. Salam bahagia.
Sby130626
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
