Motor Matic
Beberapa waktu lalu, rantai bronfit kesayangan los alias lepas dari gearnya. Maklum, sudah lama lupa ga diservis hingga rantai agak kendor. Saat betulin rantai, melihat kendaraan yang lalu lalang di depan mata.
Selesai betulin sempat berpikir, mereka juga pasti pernah los rantainya. Tiba-tiba sadar, dari beberapa motor yang lewat, banyak yang ga pake rantai. Oh, motornya matic, pasti ga bakal ngalami los rantai.
Dalam perjalanan pulang, mengamati motor yang lewat. Hampir 75% motor di jalanan matic semua. Walaah, ini saya punya termasuk jadul, yaa… . Baru sadar, motor saya model lama.
Sekarang jamannya motor matic. Katanya lebih enak. Gak sih, kata saya. Motor matic emang mudah diopersionalkan, tapi biaya perawatan cukup mahal juga boros. Untuk medan naik turun, berat jalannya. Tapi kalau untuk kota-kota city, tentu lebih ok. Semua ada plus minusnya.
Bapak Ibu suka yang mana? Matic atau manual ? Saya suka yang manual aja, karena punyanya itu. Hehe…. Salam bahagia.
Sby240726
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
