Keikhlasan
Dalam hidup butuh keikhlasan dalam berbagai hal. Bukan hanya terhadap sebuah peristiwa yang terjadi dalam kehidupan, tetapi juga perlakuan terhadap suatu barang. Ikhlas berarti tulus atau rela sepenuh hati.
Loh, apa kaitannya dengan perlakuan terhadap barang? Nah ini saya alami pada hari kemarin. Seperti yang saya ceritakan, saya punya agenda”Bersih-bersih” rumah mulai dari bagian depan. Giat bersih-bersih ini, saya harus memilih dan memilah barang yang masih dipakai dan barang yang harus dibuang.
Pada saat menentukan barang harus dibuang atau ga, butuh kerelaan hati alias keikhlasan. Sering saya berpikir, “Kalau dibuang kan sayang”. Akhirnya disimpan saja. Pada hal barang tersebut ga kepake hingga bertahun-tahun. Di akhir tahun kesekian, dibuang juga.
Berarti untuk membuang barang, juga butuh keikhlasan hati. Kemarin, saya banyak berikhlas ria untuk membuang barang-barang yang sudah ga dipake. Kadang barang tersebut dibutuhkan suatu saat, itu pikiran saya sih. Sempat beradu argumen dengan Adik, dibuang atau ga?
Bagaimana, Bapak Ibu pernah ngalami seperti saya? Berpikir dulu, buang atau ga? Buang atau ga? Buang atau ga? Buang saja. Hehehe… . Salam bahagia.
Sby080826
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
