Amy Rahayu

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya
Navigasi Web

Jalasukma Cinta

Memedam rasa yang memuncak

di balik dada yang bergetar,

aku pura-pura tenang

sementara namamu membara di lidah pikiranku.

Suaramu memanggil—

lirih, basah,

seperti napas yang sengaja diperlambat

agar rindu makin menyiksa.

Jalasukma cinta tak lagi merajuk,

ia mencengkeram,

menarikku ke malam

saat kulit lupa jarak

dan waktu menyerah.

Bidikannya lembut—

terlalu lembut untuk ditolak,

namun cukup dalam

untuk membakar sumsum

dan membuatku pulang ke diriku

dengan tubuh gemetar.

Indah,

panas,

dan tak bisa dilupakan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Laporkan Penyalahgunaan
search

New Post