PENINGKATAN KWALITAS DIRI DIKALA PANDEMI
Tagur 13
Desnaini S.Pd.I
TMG.2522021
Pagi itu aku masih sibuk di dapur melayani orderan bisnis kuliner yang ku jalani selama masa pandemi, karena sekolah tatap muka di liburkan sejak tanggal 17 Maret 2020 hingga saat ini, Membuatku harus sedikit kreatif untuk menambah penghasilan sampingan , selain itu juga hitung - hitung tambah ilmu di kuliner dan tata bogalah, biar nambah gelar multitaskingnya. Ilmu kuliner dan tata boga bisa juga ku manfaatkan nanti jika pandemi ini bisa teratasi dan anak - anak bisa kembali normal bersekolah. karena tempatku kan sebagai penitipan anak , jadi klop deh bisa ku buatkan masakan makanan yang bergizi seimbang untuk mereka , yach itu sebuah keinginanku semoga pandemi ini cepat berlalu . Biasanya juga begitu sih sebelum masa pandemi ini datang
Disamping itu agar ekonomi keluarga tetap stabil timbullah ideku untuk berkreasi dengan masakan ala kampungku , Karena aku asli orang minang Yach aku mencoba membuat masakan dan kuliner kas masakan Padang, akhirnya aku larut dan bangun usaha di dunia kuliner singkat cerita jadilah aku mitra Grabb dan dalam beberapa waktu menunggu punyalah aku aplikasi resto milikiku sendiri di aplikasi Grabb, begitu mudahnya zaman now untuk bangun sebuah usaha yang sulit itu mempertahankan kwalitas supaya pelanggan tetap setia. Dan Alhamdulillah Bisnis baruku didunia maya mulai jalan 1' 2 orderan mulai di layani Alhamdulillah bisnis baruku saat pandemi cukup menghibur disyukuri yang penting aku punya kegiatan dan tidak nglangut (kosong).
Lanjut cerita aku punya profesi ganda, ya karena sudah terbiasa kerja multi tasking jadi profesi ganda bagiku hal yang biasa, di samping jadi founder dan mengelola sebuah lembaga , serta menjadi praktisi pendidikan sudah cukup lama lebih kurang 19 tahun, kadang kala kesibukan sehari - hari cukup luar biasa mengantikan posisi pendidik yang berhalangan masuk, maka jadilah hariku super sibuk.
Dalam sibukku aku harus berfikir lebih kreatif dibanding lainnya untuk menghidupi jalannya operasional lembaga supaya tidak timpang jalannya nanti, Yach...judul cerita aku harus berjuang untuk tetap bertahan supaya lembagaku tetap jalan. Karena pandemi ini sangat berdampak di berbagai sektor . Akhirnya aku putuskan untuk melakukan pengurangan tenaga pendidik untuk penyesuaian jumlah peserta didik yang drastis menurun 50 % dari tahun sebelumnya.
Dan sekarang aku harus bertanggung jawab atas 5 pendidikku yang masih tersisa dan bertahan dari 10orang jumlah sebelumnya.
Kenapa hal itu bisa terjadi?
Karena Hasil survei di tempatku menunjukan selama masa pandemi ini terjadi menunjukan bahwa orang tua lebih memilih untuk cuti dari lembaga penitipan anak yang ku kelola, dengan berbagai alasan sesuai keadaan mereka msing-masing, yang paling dominan alasan kesehatan anak karena pandemi ini. Dan ada juga karena mereka bekerja seharian mereka harus membawa anak mereka ke rumah nenek nya jadi sekolahnya di tunda, ada juga orang tua keluar dari pekerjaan sehingga mereka menemani anak bermain dan belajar dirumah sendiri . Jadi lembaga penitipan anak di PAUD yang aku bangun sedikit mengalami pengurangan .
Nah walaupun di masa PANDEMI aku tetap upgrade ilmu tentang perkembangan dunia pendidikan PAUD, Sebagai modal penguat yang kulakukan di saat pandemi ini , supaya anak bangsa ini tetap mendapatkan suntikan dan stimulan pendidikan yang bermakna walaupun mereka di rumah bermain belajarnya. Disamping itu diriku mengikuti kegiatan peningkatan kwalitas diri melalui webinar dan Bimtek on line yang diselenggarakan oleh beberapa lembaga terkait untuk pengembangan dan memberi stimulan pada para pendidik, jadi cukuplah kesibukanku walaupun di masa PANDEMI kami tetap putuskan mendidik PFH dan WFH, karena aku juga terjaring dalam Agen pendidikan anak usia dini dan mendapat penghargaan dari PP Himpaudi, untuk itu semua aku harus membagi waktu untuk berkoordonasi agar semua bisa berjalan dengan baik, karena kami juga harus bergerak untuk pendidikan anak usia dini jangan sampai ketinggalan karena pandemi ini. Dan kami buatlah sebuah rencana untuk pelaksanaa dan tindak lanjut pelaksanaan pendidikan anak usia dini di lembaga penitipan anak yang kami kelola, Dan berkoordinasilah kami dengan :
tenaga pendidik orang tua atau wali murid peserta didikAkhirnya terjadilah kesepakatan bahwa kami tetap melaksanakan kegiatan pendidikan dengan 3 model layanan diantaranya :
Layanan skala tatap muka secara berkala Layanan home visit Layanan daring dan luring Dan ada ortu yang sama sekali tak peduli memili untu cuti ( ini kasus yang harus kami atasi)Pendidikan jarak jauh dengan peserta didik yang masih banyak bergantung dengan orang tua, ternyata juga tidak mudah dalam pelaksanaanya , kita butuh waktu dan proses untuk mewujudkan semua agar bisa berjalan ideal sesuai keinginan dan harapan. Dan akhirnya bermunculan lah berbagai kendala dan permasalahan diantaranya :
Orang tua mulai merasa kesulitan dengan waktunya. Ketika ia pulang kerja anak sudah tidur terlelap,
Dan lainnya memiliki alasan terganggu dengan fasilatas mereka yang terbatas dan berebutan dengan kakaknya yang sekolah diatas tingkatnya.
Masalah sinyal dan biaya untuk mengisi paket pun jadi keluhan , karena tdk semua yang dapat fasilitas layanan subsidi paket data
Yang paling mengejutkan alasannya anak dan orang tua jadi berantam karena smartphonenya di gunakan untuk main game on line bukan untuk belajar , akhirnya hp makpyar .....selesailah sudah
Dan ternyata kita semua bisa jadi orang tua. Tapi belum tentu semua orang tua bisa mengantikan guru jadi pendidik, Hampir 12 purnama kita lewati ini semuanya .Namun menuntut kita harus bertahan dan banyak sabar
Akhirnya kami memutuskan pendidik untuk membuat kesepakatan fleksibel dengan ortu ( orang tua peserta didik ) dalam penyelesaian masalah pelaksanaan kegiatan pembelajaran jarak jauh berikut pelaporan kegiatan anaknya .
Kondisi ini memang sangat menyulitkan kita semua . Apalagi musibah alam pun terjadi di mana - mana, menyulitkan kita semua. Tidak saja permasalahan kesehatan yang melanda , namun lama kelamaan ekonomi jadi melilit kita juga . Para ahli mungkin sudah mencari solusi...namun kita harus sabar dan adaptasi mengadapi hal ini.
Kembali ke ugrade kwalitas diri selama di masa pandemi ada hikmahnya pengalaman dan ilmu bertambah karena para ahli di bidangnya dengan mudah membagikan ilmu dan pengalamannya dan dapat di jangkau untuk mendapatkan ilmunya cukup dengan gatget di tangan sekali pencet terbukalah jendela dunia, dan itupun kalau kita ada niat untuk mperbaiki kwalitas diri dan niat belajar maka walaupun posisi di rumah saja tapi bisa melanglang buana melihat lembaga terbaik di seluruh Indonesia. Tampil di Himpaudi TV pun menjadi penghargaan yang tak terkira sungguh luar biasa.Kita semua berharap semoga pandemi dan bencana alam ini di sudahi oleh yang kuasa.
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
