KARENA TIDAK YAKIN
T 61
Terkadang memang begitu kalau kita sedang merasa sangat membutuhkan, tapi ia belum datang juga di tambah lagi dengan keinginan yang menggebu dan tidak sabar menjalankan sesuatu yang sudah kita jalankan serta tidak fokus. Dan seringnya kita ambil jalan pintas seakan tidak percaya atau tidak yakin akan Janji keputusaNya ( Allah SWT) Begitulah sifat manusia yang kadang bikin bingung dan membuat bingung dirinya sendiri . Mengambil jalan pintas dengan tujuan untuk mempercepat keinginan terwujud itu bisa di pastikan beresiko, yah dengan berbagai alasan mengatakan kebutuhan terdesak maka aku putuskan ambil ini , nah inilah yang bikin seseorang terjatuh dan terpenjara oleh hutang karena ketidak yakinannya terhadap Janji Allah SWT akan rejekinya dan rasa kurang syukur yang membuat hidupnya menjadi kepayahan tersebut , sehingga terjadi gali lobang tutup lobang dan di bikin mabuk oleh yang namanya PINJOL. .Terkadang tidak terasa terjerumus kedalam angkara riba yang tak kunjung selesai apalagi zaman sekarang banyak sekali layanan jasa pinjaman online ( PINJOL) yang sangat mengerikan iklannya di androit kita ., kita harus kuat kuat iman untuk tidak tergoda menekan tombolnya. kalau sampai salah penjet maka tamatlah riwayat kita dengan segala kebijakan yang telah di berlakukan dan kita jadi tidak bisa apa - apa.
Beberapa bulan lalu saya pernah di datangi teman yang menceritakan kejadiannya tergoda dan kepepet dan memakai layanan jasa pinjol , di karenakan tidak adanya tempat lain untuk mengadu kepada ntuk meminjam menurutnya , maka ia tertarik sama pinjol dengan segala kemudahan layanannya dalam beberapa menit langsung cair tanpa harus repot - repot. .Menurut ceritanya awal pinjolnya hanya 1 juta rupiah yang di cicil selama 10 bulan dengan cicilan 105.000 rupiah / bulan , menurutnya akan mampu dan bisa melunasinya. Tahap pinjaman pertama ia berhasil melunasi sampai waktu yang di tentukan karena masih ringan di rasa.
Selanjutnya tahap kedua pinjaman di naikkan 1 kali lipat dari pada pinjaman pertama , dia punya ide untuk menambah penghasilan melalui jualan makanan Frozen dan memakai jasa pinjol sebagai modal usahanya, menurutnya dengan ini nanti ekonominya biar lebih baik me ndapat tambahan karena penghasilan dari guru honorer yang ia peroleh tidak mencukupi kebutuhan hidup sehari - harinxa , dua tiga bulan usahanya lancar dan bisa menyicil pinjolnya, masuk bulan ke4 pemasukan mulai tersendat karena penjualan sudah tidak seperti bulan sebelumnya, maka di bulan ke 4 dia mengalami ketertundaan pembayaran pinjolnya., Akhirnya punya ide untuk menambah pinjol baru dan menutupi pinjol yang lama dan ada sisanya dikit untuk memenuhi kebutuhan, begitulah selanjutnya dia memutar - mutar pinjolnya gali lobang tutup lobang istilahnya . Nah apa yang terjadi di bulan dan tahun berikutnya..? Sungguh tak tersangkakan dan terbayangkan pinjolnya menumpuk sampai 35 juta rupiah yang harus dia lunasi dalam waktu yang ditentukan , si pinjol tidak mau rugikan maka datanglah ancaman dan teroran dari sipinjoll dan menghubungi kontak orang - orang yang ada di kontak hpnya Dan semua data orang yang ada di hpnya di hubungi oleh sipinjol dengan sanksi sosialnya akan dishare dan di tuduh atau di dakwa sebagai penipu dan mangkir dari tangggung jawab. Masya Allah maka menangislah ia ketempatku untuk mencari solusi dan pinjam untuk menutupi pinjolnya.Namun apa daya aku juga tidak bisa membantu sepenuhnya. Akhirnya di jualah segala yang ia punya untuk menutupi si pinjolnya dan saat itu beban kehidupan akan di mulainya dari nol kembali , sugguh sangat kasihan begitulah peringatan Allah tentang Riba , karena kita tidak percaya akan janjinya Allah Swt , dan terburu ingin cepat hidup berubah melibatkan pinjol dalam kehidupan kita , bukan melibatkan keuasaan dan janji yang sudah Allah tetapkan untuk kita. Pada akhirnya keputusan terbaik menurut akal kita belum tentu baik menurut Allah SWT ,maka kita harus tanggung segala resikonya .Sungguh tragis kalau kita tidak percaya dan yakin akan kuasa dan rejeki dari Allah SWT, yang akhirnya membuahkan penyesalan dan penyesalan dalam kehidupan kita.
TMG 16042021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
