TERSADAR
Tagur 47
Berlari tanpa tenaga
Melemah segala persendian
Lunglai tubuh kian terasa
Tersadar kini betapa inginkan kekuatan
#
Ketika pandangan mulai meredup
Buram sudah semua, dihadapan mata
Tak lagi sanggup menerka siapa dihadapan kita
Hati mulai meragu , tersadar diri dalam kebimbangan
#
Tangan dulu yang melambai
Lentik jari jemari tarik perhatian
Kini melemah lunglai tak lagi terangkat
Sekarat sudah ,tersadar kini kini semua mulai melemah
#
Rambut berjuntai hitam legam
Pesonakan mata mamandang
Penuh keceriaan dan kebanggan
Namun kini baru tersadar kan bahwa ia tlah berubah warna
#
Suara yang merdu dulu
Membuat rindu hati yang mendengar
Hadirkan kesombongan merasa sempurna
Namun kini tersadarkan tak lagi dapat berucap .
#
Melenggok dulu tak terkira
Seakan berjalan sendiri di cat walk
Penuh rasa bangga karena telah memukau mata
Tersadar kini bahwa pukauan hanya sementara
#
Kini hanya mapu berharap sambil berurai air mata ..
Tersadar diri sudah sekarat dalam peringatan tanpa suara
Asa ingin kembali muda sesali tiada guna
Tersadar akan waktu tlah jauh beranjak meninggalkan
#
Kini baru tersadar , ada dia dalam ratap tangisan
Semua sesal terungkapkan terbayang setiap kejadian
Berharap dalam lemah ingin jumpa
Bulan Romadhon penuh ampunan dan Maghfiroh .
Tmg , 03042021
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.
Laporkan Penyalahgunaan
